DISDIKBUD BONTANG

Antisipasi Lonjakan Pendaftar, Kuota SMP Negeri Bontang Diatur Proporsional

Fitriwahyuningsih — Kaltim Today 10 April 2026 10:02
Antisipasi Lonjakan Pendaftar, Kuota SMP Negeri Bontang Diatur Proporsional
Disdikbud Bontang mengatur jumlah siswa SMP yang diterima dalam SPMB 2026/2027. Ini dilaukan agar jumlah yang diterima proporsional. (Dhan/Kaltim Today).

BONTANG, Kaltimtoday.co - Kegiatan belajar mengajar harus berlangsung dengan nyaman dan tertib, agar seluruh murid bisa menerima ilmu dari gurunya dengan semaksimal mungkin.

Jumlah murid dalam satu ruang kelas menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kenyamanan belajar. Jika terlalu banyak maka pembelajaran justru berjalan tidak kondusif.

Maka dari itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, menetapkan total daya tampung SMP negeri mencapai 1.646 siswa pada SPMB 2026/2027. 

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), Nuryadi Bachtiar, mengatakan bahwa kuota ini tersebar di sejumlah sekolah negeri dengan pembagian rombongan belajar (rombel) yang telah disesuaikan. 

"Setiap rombel diisi rata-rata 32 hingga 36 siswa. Penetapan ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara jumlah siswa dan kapasitas ruang kelas," katanya, Jumat (10/4/2026)

Distribusi kuota sudah mempertimbangkan kebutuhan tiap wilayah. Hal ini juga untuk menghindari penumpukan siswa di sekolah favorit.

Diketahui terdapat beberapa sekolah di Bontang yang memiliki daya tampung lebih besar, seperti SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 4. Sekolah tersebut memiliki jumlah rombel yang lebih banyak dibandingkan sekolah lain. 

"Kondisi ini disesuaikan dengan ketersediaan ruang belajar. Sekolah dengan jumlah rombel terbatas tetap mendapatkan alokasi siswa yang proporsional," paparnya.

Pemerataan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara merata. Sehingga tidak ada lagi sekolah yang kelebihan kapasitas.

Dirinya berharap dengan kebijakan ini dapat mengantisipasi lonjakan pendaftar pada sekolah tertentu. Sistem seleksi akan memastikan distribusi siswa tetap merata. Hal ini penting untuk menjaga kualitas layanan pendidikan.

[ADV DISDIKBUD BONTANG]



Berita Lainnya