DISKOMINFO KUKAR
Distransnaker Kukar Siapkan Tenaga Lokal Jadi Pemilik Usaha Lewat Pelatihan dan Bantuan
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kukar (Distransnaker Kukar) mulai memperluas sasaran penciptaan lapangan kerja dengan menyasar masyarakat yang ingin membangun usaha secara mandiri. Program ini diwujudkan melalui pelatihan keterampilan sekaligus pemberian sarana usaha di sejumlah kecamatan.
Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Irwan Fahriza mengatakan, program tersebut difokuskan pada sektor informal dengan membentuk kelompok binaan tenaga kerja mandiri. Peserta yang disasar merupakan tenaga kerja lokal yang memiliki minat untuk menjadi wirausaha.
Kegiatan diawali di Kecamatan Muara Wis pada akhir September 2026 dengan bantuan usaha berupa peralatan bengkel motor. Program kemudian berlanjut pada Oktober di Kecamatan Kota Bangun dan Loa Kulu dengan bantuan untuk usaha pertukangan meubelair.
Selanjutnya, program menyasar Kecamatan Tenggarong melalui usaha pertukangan souvenir dan pembuatan alat-alat olahraga tradisional. Sedangkan Kecamatan Sebulu menjadi lokasi terakhir dengan bantuan usaha pertukangan meubelair.
“Jadi, fokus kita saat ini untuk menciptakan wirausaha mandiri,” kata Dendy, Selasa (6/10/2026).
Menurutnya, peserta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan keterampilan selama lima hari. Setelah pelatihan, mereka diberikan sarana usaha yang disesuaikan dengan bidang keterampilan masing-masing.
Program tersebut tidak berhenti pada pemberian pelatihan dan peralatan. Distransnaker Kukar akan melakukan monitoring dan evaluasi pada bulan ketiga dan keempat untuk melihat keberlanjutan usaha yang dijalankan kelompok binaan.
“Program ini harus dikawal supaya tidak hanya sekadar output, tapi nanti berdampak,” pintanya.
Monitoring tersebut sekaligus menjadi pintu untuk menghubungkan kelompok binaan dengan program lanjutan Kredit Kukar Idaman Terbaik. Kelompok yang mengalami kendala permodalan dapat melanjutkan pengembangan usahanya melalui program tersebut.
“Apabila ada dari kelompok binaan tenaga kerja mandiri itu kesulitan modal usaha, maka mereka bisa melanjutkan ke program selanjutnya melalui Kredit Kukar Idaman Terbaik,” jelasnya.
Dendy menambahkan, program ini secara khusus menyasar tenaga kerja lokal setempat yang berminat menjadi wirausaha mandiri.
Berbeda dengan intervensi sektor formal melalui job fair yang sebelumnya diikuti 305 peserta, program kali ini diarahkan untuk menciptakan pemilik usaha.
“Jadi, yang kemarin pada saat job fair yang kita lepas sejumlah 305 orang peserta, itu intervensi untuk sektor formal. Kita menyiapkan employer atau karyawan. Kalau ini, kita menyiapkan owner, pemilik usaha mandiri,” pungkasnya.
[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR]
Related Posts
- Transformasi BLK 2026, Menaker: Tak Hanya Pelatihan Tapi Juga Klinik Produktivitas
- Ekspansi Ritel Industri Masuk Samarinda, AKP Hardware Serap Tenaga Kerja Lokal
- Disbun Kaltim: Sektor Perkebunan Serap 315 Ribu Tenaga Kerja, Sawit Dominan
- Ledakan Lulusan Baru Tidak Diimbangi Penyerapan Tenaga Kerja
- BLK di Berau Hampir Rampung, Pemda Komitmen Cetak Pencari Kerja yang Berkualitas









