Internasional

Donald Trump Umumkan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel

Kaltim Today
01 Maret 2026 09:06
Donald Trump Umumkan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel
Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. (AP Foto)

Kaltimtoday.co - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan udara yang dilancarkan pasukan AS dan Israel di Teheran. Melalui unggahan di platform Social Truth miliknya, Trump menyebut Khamenei sebagai salah satu figur paling jahat dalam sejarah yang kini telah tewas.

Serangan gabungan yang menyasar wilayah Iran tersebut terjadi pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat dengan target utama jantung kota Teheran. Fokus serangan dilaporkan tertuju pada kompleks kediaman Khamenei yang dihantam oleh puluhan proyektil bom.

Berdasarkan laporan jaringan Channel 12 Israel, sebanyak 30 bom dijatuhkan tepat di area kompleks kediaman tersebut. Laporan tersebut menyebutkan bahwa saat serangan berlangsung, Ali Khamenei diduga berada di area bawah tanah, namun kemungkinan tidak berada di dalam bunker perlindungannya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu turut menyampaikan pernyataan resmi melalui siaran televisi setelah serangan udara mendadak tersebut dilaksanakan. Netanyahu mengklaim bahwa kompleks kediaman Khamenei telah dihancurkan dan pihaknya menemukan banyak indikasi yang menunjukkan sang pemimpin Iran tidak lagi hidup.

Operasi militer yang dilakukan secara mendadak ini disebut Netanyahu sebagai langkah untuk menghancurkan pusat kekuatan di jantung Teheran. Hingga saat ini, pihak Israel terus memantau situasi di lapangan untuk memastikan dampak kerusakan dan status akhir dari target operasi tersebut.

Dampak dari serangan udara ini dilaporkan menimbulkan banyak korban jiwa dari pihak warga sipil maupun personel di sekitar lokasi. Bulan Sabit Merah Iran merilis data sementara yang menyebutkan setidaknya 201 orang tewas akibat rangkaian ledakan tersebut.

Selain korban tewas, lembaga kemanusiaan tersebut juga mencatat sebanyak 747 orang mengalami luka-luka dan tengah mendapatkan perawatan medis. Situasi di Teheran dilaporkan masih mencekam seiring dengan upaya evakuasi yang terus dilakukan di reruntuhan bangunan yang terkena dampak bom.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Iran belum memberikan pernyataan resmi terkait klaim kematian Ali Khamenei maupun langkah balasan atas serangan tersebut. Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah ini diprediksi akan terus meningkat pasca pengumuman dari pihak Gedung Putih dan Tel Aviv.

[TOS]



Berita Lainnya