Bola
FIFA Godok Aturan Baru Kartu Kuning Piala Dunia 2026, Ada Skema Reset Dua Tahap
Kaltimtoday.co - FIFA tengah membahas rencana perubahan regulasi akumulasi kartu kuning untuk menyambut Piala Dunia 2026. Langkah ini diambil seiring dengan perluasan format turnamen yang kini melibatkan 48 tim dengan jumlah pertandingan yang jauh lebih banyak.
Isu perubahan aturan ini mulai mengemuka di berbagai media internasional sejak Senin (27/4/2026). FIFA dilaporkan ingin mencegah pemain bintang terkena sanksi larangan bertanding pada fase gugur akibat tumpukan kartu dari laga-laga sebelumnya.
Dalam rancangan yang sedang dikaji, pemain berpeluang mendapatkan dua kali penghapusan atau reset catatan kartu kuning selama kompetisi berlangsung. Kebijakan ini dinilai krusial untuk menjaga sportivitas dan memastikan babak semifinal serta final tetap diikuti oleh para pemain terbaik.
Pembahasan skema baru ini menjadi salah satu agenda utama dalam rapat Dewan FIFA di Vancouver, Kanada, pekan ini. Pertemuan tersebut digelar menjelang Kongres FIFA yang akan dihadiri oleh perwakilan dari 211 asosiasi anggota dari seluruh dunia.
Revisi aturan ini dianggap relevan lantaran Piala Dunia 2026 merupakan edisi perdana yang diikuti 48 peserta dan digelar di tiga negara, yakni Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko. Penambahan jumlah tim membuat fase gugur kini dimulai sejak babak 32 besar dengan total 104 pertandingan.
Pada format lama, catatan kartu kuning hanya dihapus jika tim berhasil lolos ke semifinal. Namun, dengan format baru, tim harus menempuh perjalanan lebih panjang untuk mencapai partai puncak sehingga risiko terkena akumulasi kartu menjadi semakin tinggi.
Mengutip laporan Sports Illustrated, FIFA sangat berupaya menghindari situasi di mana pemain kunci harus absen pada laga krusial. Berdasarkan skema yang dibahas, penghapusan kartu tahap pertama akan dilakukan setelah fase grup usai, sementara tahap kedua diterapkan setelah babak perempat final.
Melalui sistem ini, pemain yang mengoleksi satu kartu kuning di fase grup akan memulai babak 32 besar dengan catatan bersih. Penghitungan kartu kemudian dimulai kembali sejak babak 32 besar hingga perempat final sebelum akhirnya dilakukan pemutihan lagi menuju semifinal.
Meskipun ada rencana reset dua tahap, ambang batas hukuman dilaporkan tetap sama, yakni dua kartu kuning berujung skorsing satu pertandingan. Sementara itu, regulasi terkait kartu merah langsung tetap berlaku sesuai aturan disiplin yang ada tanpa ada perubahan.
Artinya, pemain hanya akan dijatuhi sanksi jika menerima dua kartu kuning dalam tiga laga fase grup atau dua kartu kuning dalam rangkaian tiga babak awal fase gugur sebelum semifinal. Fox Sports menyebut skema ini memberi kesempatan bagi pemain untuk memulai fase baru tanpa beban kartu.
FIFA dilaporkan sempat mempertimbangkan opsi untuk meningkatkan batas akumulasi menjadi tiga kartu kuning sebelum sanksi dijatuhkan. Namun, skema dua kali reset akhirnya dinilai lebih seimbang untuk tetap menjaga disiplin pemain sekaligus ritme kompetisi.
Perubahan ini juga didasari oleh catatan sejarah FIFA, seperti kasus Michael Ballack pada Piala Dunia 2002 yang harus absen di final akibat akumulasi kartu di semifinal. Situasi serupa seringkali dianggap merugikan kualitas kompetisi karena tim kehilangan pilar utamanya pada momen menentukan.
Bagi pelatih, regulasi baru ini nantinya diharapkan dapat memberikan ruang strategi yang lebih fleksibel. Tim teknis tidak perlu lagi merasa khawatir untuk memainkan pemain yang sudah mengantongi satu kartu kuning karena takut kehilangan mereka di laga berikutnya.
Hingga saat ini, FIFA belum memberikan pengumuman resmi mengenai keputusan final regulasi tersebut. Perubahan ini masih menunggu persetujuan akhir dalam pembahasan internal federasi sebelum nantinya diterapkan secara resmi pada Piala Dunia 2026.
[RWT]
Related Posts
- Hasil Piala Dunia 2026: Sengit, Brasil Vs Maroko Harus Puas Imbang 1-1
- Jangan Salah Sangka! Juara Piala Dunia Ternyata Dilarang Bawa Pulang Trofi Asli, Ini Alasannya
- Hasil Piala Dunia 2026: Cetak Gol Comeback, Korea Selatan Bungkam Ceko 2-1
- Mexico gets off to roaring World Cup start with a 2-0 win over South Africa in the opening match
- Dipersenjatai Sensor 500 Hz, Bola Piala Dunia 2026 Trionda Siap Bantu VAR Deteksi Offside









