DISDIKBUD BONTANG
Hadapi Perkembangan Zaman, Saparuddin Minta Guru Maksimalkan Digitalisasi Pendidikan
BONTANG, Kaltimtoday.co - Sekretaris Disdikbud Kota Bontang, Saparuddin, mendorong para tenaga pengajar kota taman untuk terus meningkatkan kemampuan dalam penguasaan digitalisasi pendidikan.
Dirinya mengajak tenaga pengajar untuk memaksimalkan setiap pelatihan yang diberikan secara gratis oleh berbagai pihak. Baik Disdikbud maupun lembaga lainnya.
Termasuk pelatihan dalam menggunakan platform digital yang dapat digunakan sebagai penunjang pembelajaran di dalam kelas dan bermanfaat bagi murid-murid.
Pemanfaatan platform digital saat ini telah menjadi bagian penting dalam transformasi pendidikan. Guru-guru bisa terbantu dalam banyak hal, mulai dari menyusun materi pembelajaran secara lebih mudah, menarik, dan interaktif.
"Pelatihan-pelatihan itu ada sertifikatnya dan ilmunya sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini," katanya, Jumat (29/5/2026).
Ia menekankan agar guru-guru memaksimal setiap kesempatan. Sebab, perkembangan teknologi tidak bisa dihindari dan harus menjadi bagian dari keseharian guru.
Saparuddin menegaskan, pembelajaran digital bukan semata soal penggunaan aplikasi, melainkan juga bagian dari penguatan literasi teknologi.
Dengan penerapan digitalisasi pendidikan, para tenaga pendidik mampu mengikuti arah kebijakan pendidikan nasional yangbtelah ditetapkan oleh pemerintah.
Hal itu merupakan upaya mendukung proses belajar mengajar yang lebih kreatif serta efektif. Selain itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong digitalisasi pendidikan harus terus diperkuat.
"Mulai dari Kementerian Pendidikan juga sudah menargetkan jutaan guru Indonesia melek teknologi, kecerdasan buatan, dan pembelajaran coding," tuturnya.
Sementara itu, Disdikbud Bontang terus memberikan dukungan terhadap berbagai pelatihan yang digelar, termasuk kegiatan yang difasilitasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP).
Dirinya berharap para guru mampu adaptif terhadap perkembangan teknologi yang semakin cepat, khususnya dalam penerapan pembelajaran digital di ruang kelas.
[ADV DISDIKBUD BONTANG]
Related Posts
- Gempa di Filipina M 7,7 Berpotensi Tsunami, BMKG Tetapkan Berau, Bontang, dan Kutim di Kaltim Status Waspada!
- Respons Moratorium Dapur MBG, Agus Haris Minta BGN Libatkan Pemda
- Targetkan Stunting Turun Jadi 12,5 Persen, Pemkot Bontang Optimalkan Peran Kader Posyandu
- Tekan Stunting, Wawali Agus Akan Datangi Warga yang Tak Hadir Operasi Timbang Serentak
- Cegah Banjir, Panbers Bersihkan Drainase dan Sungai di Sejumlah Titik Kota









