Advertorial
Implementasi GNRM Berhasil, Kaltim Raih Indeks Revolusi Mental Tinggi
Kaltimtoday.co, Samarinda - Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai berhasil dalam menerapkan nilai-nilai revolusi mental seperti integritas, kerja keras, dan semangat gotong royong di sektor pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik. Prestasi ini terlihat dalam Indeks Revolusi Mental Kaltim yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, Ahmad Firdaus, menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Penguatan Implementasi 5 Program Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) di Hotel Mercure, Rabu, 6 November 2024.
“Indeks capaian revolusi mental di Kaltim lebih tinggi dibandingkan indeks nasional, menunjukkan bahwa Kaltim berhasil mengimplementasikan 5 Program GNRM secara optimal,” kata Firdaus.
Firdaus menambahkan, pencapaian ini tidak membuat Kaltim berpuas diri, melainkan mendorong semangat untuk terus mengembangkan cara pandang, pola pikir, dan etos kerja masyarakat Kaltim sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Berbagai langkah telah diambil untuk mendukung GNRM, termasuk pembentukan gugus tugas di tingkat kabupaten dan kota di Kaltim.
"Alhamdulillah, gugus tugas telah terbentuk di seluruh kabupaten dan kota, menjadi wadah koordinasi dan penyaluran kegiatan GNRM," ujarnya.
Sebagai bentuk nyata dari Gerakan Nasional Revolusi Mental, Kaltim juga menggelar berbagai kegiatan untuk mendukung pelaksanaan Pilkada yang bersih dan tertib.
Dengan capaian ini, Kesbangpol Kaltim berharap masyarakat Kaltim dapat semakin aktif melakukan aksi nyata yang mendukung lima pilar revolusi mental, sehingga Kaltim terus menjadi daerah yang bersih, tertib, mandiri, dan solid, memperkuat modal sosial untuk menghadapi tantangan di masa depan.
[RWT | ADV DISKOMINFO KALTIM]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- Resmi Dilantik, Khomaruzzaman Pimpin TIDAR Kaltim Periode 2026-2031
- Bapemperda DPRD Berau Bahas Penyesuaian Tarif Retribusi dan Kluster Tiga Rumah Sakit Daerah
- Pengasuh Anak di Samarinda Ditangkap usai Curi Perhiasan Majikan Senilai Rp300 Juta
- Evakuasi Korban Pakai Mobil Pikap, BPBD PPU Dorong Pengadaan Ambulans Darurat
- Vietnam Wajibkan Maskapai Bayar Kompensasi Delay hingga Rp 2,6 Juta Mulai Juli 2026








