DPRD BERAU
Insiden Kayu Gelondongan di Biduk-Biduk, DPRD Berau Minta Keamanan Wisata Diperketat
Kaltimtoday.co, Berau - Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, memberikan atensi serius terhadap aspek keselamatan wisatawan anak-anak di sejumlah destinasi wisata Bumi Batiwakkal. Hal ini merespons insiden anak-anak yang terhantam kayu gelondongan saat berenang di pantai kawasan Lamin Guntur, Kampung Teluk Sumbang, Biduk-Biduk, baru-baru ini.
Politisi PKS itu, menekankan bahwa faktor keamanan merupakan fondasi utama dalam membangun citra wisata daerah agar tetap dipercaya oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
Ia menyoroti pentingnya peran keluarga dalam menjaga keselamatan selama berada di lokasi liburan, terutama bagi pengunjung yang membawa anak-anak ke area terbuka atau perairan.
"Harapan kita, orang tua kalau mengajak berlibur anaknya, mohon diawasi. Terus untuk daerah-daerah potensi wisata di kampung-kampung, tingkatkan pengamanannya," ujar Sumadi, Rabu (1/4/2026).
Kata dia, bahwa pengelola wisata di tingkat kampung jangan hanya terlena dengan keuntungan finansial semata tanpa memperhatikan aspek risiko di lapangan. Menurutnya, pengelola harus proaktif memetakan titik-titik bahaya guna mencegah terulangnya insiden yang membahayakan nyawa para pelancong.
"Jadi bukan hanya mengambil PAD-nya saja, tetapi bagaimana keamanan juga ditingkatkan, dimitigasi daerah-daerah yang rawan bencana, termasuk hewan buas dan sebagainya, diantisipasi jangan sampai terjadi lagi," tegasnya.
Menanggapi adanya kendala kekurangan personel penjaga pantai (lifeguard) di destinasi populer seperti Labuan Cermin, Sumadi meminta agar standar pengawasan segera dievaluasi dan ditingkatkan.
Ia menyarankan agar pengelola wisata tidak ragu untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait pemenuhan fasilitas keamanan dan ketersediaan alat keselamatan yang memadai.
"Pengawasannya ke depan peralatannya lebih ditingkatkan. Ajukan ke Pemda apa-apa yang diperlukan untuk daerah wisata supaya lebih aman dan daerah wisata banyak dikunjungi oleh masyarakat, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri karena potensinya luar biasa," tutupnya.
[MGN | RWT | ADV DPRD BERAU]
Related Posts
- Distransnaker Kukar Siapkan Alternatif bagi Pekerja Terdampak PHK Tambang
- Warga Loa Bakung Tegaskan SHM Harga Mati, Tolak Perpanjangan HGB Meski Ada Keringanan Biaya
- Komisi IV DPRD Bakal Evaluasi Strategi Pendidikan Samarinda Jelang APBD 2027
- Pemkab Kukar Tahan Realisasi Sejumlah Proyek, Dana Transfer Baru Sentuh 23 Persen
- Panduan Menghitung Upah Lembur Libur Nasional untuk Sistem 5 Hari dan 6 Hari Kerja









