Advertorial
Kantor Baru Kelurahan Maluhu Tampilkan Nuansa Budaya Jawa dan Pelayanan Modern
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Wajah Kelurahan Maluhu akan segera berubah. Gedung baru yang kini hampir rampung dibangun tak hanya tampil megah, tetapi juga membawa pesan budaya lokal dalam desainnya.
Bangunan dua lantai itu dirancang dengan sentuhan arsitektur bernuansa Jawa, menyesuaikan dengan identitas masyarakat Maluhu yang sebagian besar bersuku Jawa. Ornamen-ornamen tradisional tampak berpadu dengan konsep modern, menciptakan suasana kantor yang hangat namun tetap elegan.
Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, mengatakan konsep tersebut dipilih agar gedung baru tidak sekadar menjadi tempat kerja, tetapi juga ruang yang merepresentasikan jati diri masyarakat.
“Kami ingin kantor ini punya ciri khas sendiri. Nuansa budaya tetap ada, tapi pelayanan dibuat modern dan ramah,” katanya.
Selain tampil berbeda, kantor baru tersebut juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pelayanan publik yang lebih baik. Ruang tunggu dibuat lebih luas dan nyaman, tersedia loket pelayanan terpadu, serta area pertemuan masyarakat untuk kegiatan administratif maupun sosial.
Menurut Tri Joko, fasilitas yang lengkap menjadi bagian dari komitmen pemerintah kelurahan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat dan transparan bagi warga.
“Pelayanan publik yang baik harus dimulai dari tempat yang layak. Kalau warga merasa nyaman, mereka akan lebih mudah berurusan dan percaya pada pemerintah,” jelasnya.
Ia menambahkan, kehadiran kantor baru ini diharapkan mampu mendorong semangat aparatur kelurahan dalam memberikan pelayanan yang humanis dan responsif.
“Kantor ini bukan hanya bangunan fisik, tapi simbol perubahan pelayanan di Maluhu,” ujarnya.
Rencananya, gedung tersebut akan mulai digunakan pada akhir tahun 2025 setelah seluruh fasilitas penunjang selesai dipasang.
[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR]
Related Posts
- Pengasuh Anak di Samarinda Ditangkap usai Curi Perhiasan Majikan Senilai Rp300 Juta
- Evakuasi Korban Pakai Mobil Pikap, BPBD PPU Dorong Pengadaan Ambulans Darurat
- Vietnam Wajibkan Maskapai Bayar Kompensasi Delay hingga Rp 2,6 Juta Mulai Juli 2026
- Resmi Dipasarkan, Pemerintah Tetapkan 21 Parameter Mutu Biodiesel B50
- Kisah Pilu Keluarga Santri yang Diduga Dibakar di Mataram, Jual Sapi dan Berutang demi Biaya Operasi








