Nasional

Kronologi Bocah WNI Meninggal Dunia Usai Tertabrak Mobil di Chinatown Singapura

Network — Kaltim Today 09 Februari 2026 11:23
Kronologi Bocah WNI Meninggal Dunia Usai Tertabrak Mobil di Chinatown Singapura
Ilustrasi. (Pexels)

Kaltimtoday.co - Liburan keluarga berubah menjadi tragedi setelah seorang anak perempuan warga negara Indonesia (WNI) berusia 6 tahun meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di kawasan Chinatown, Singapura, pada Jumat (6/2/2026) siang.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di South Bridge Road, tepatnya di dekat kawasan wisata Buddha Tooth Relic Temple, salah satu destinasi populer di Singapura.

Berdasarkan laporan setempat, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.50 waktu setempat. Saat kejadian, korban sedang berjalan kaki bersama ibunya yang berusia 31 tahun. Tiba-tiba, sebuah mobil keluar dari area parkir di samping kuil dan menabrak keduanya. 

Seorang saksi mata mengatakan pengemudi mobil diduga hanya melihat ke arah kiri sebelum berbelok ke kanan, sehingga tidak menyadari keberadaan pejalan kaki di jalur tersebut.

“Mobil langsung melaju keluar dan menabrak ibu serta anak itu,” ujar saksi seperti dikutip dari The Straits Times.

Warga di sekitar lokasi langsung memberikan bantuan. Seorang pria terlihat mengangkat tubuh sang anak, sementara ibunya tergeletak di jalan. Beberapa warga lain berusaha melindungi korban dari panas matahari sembari menunggu ambulans tiba.

Kedua korban kemudian dilarikan ke Singapore General Hospital dalam kondisi masih sadar. Namun, nyawa sang anak tidak dapat diselamatkan akibat luka serius yang dideritanya. Sementara itu, sang ibu masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Pihak kepolisian Singapura telah mengamankan pengemudi mobil, seorang perempuan berusia 38 tahun. Ia kini menjalani proses hukum dengan tuduhan mengemudi tanpa kehati-hatian hingga menyebabkan kematian.

Insiden ini turut menambah catatan kecelakaan lalu lintas di Singapura yang mengalami peningkatan. Data menunjukkan, sepanjang Januari hingga September 2025, jumlah kecelakaan yang menimbulkan korban luka maupun meninggal dunia naik sekitar 7,4 persen dibandingkan periode sebelumnya. 

[RWT] 



Berita Lainnya