DISDIKBUD BONTANG

Sebulan Dilatih Intens, Siswa SDN 013 Bontang Selatan Sabet Juara 1 FLS3N Cabang Menulis Cerita

Fitriwahyuningsih — Kaltim Today 14 Mei 2026 16:31
Sebulan Dilatih Intens, Siswa SDN 013 Bontang Selatan Sabet Juara 1 FLS3N Cabang Menulis Cerita
Siswa SD Negeri 013 Bontang Selatan, Gwen Syarefa Putri, juara satu cabang seni menulis cerita dalam FLS3N tingkat Kota Bontang. (Ist)

BONTANG, Kaltimtoday.co - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SD Negeri 013 Bontang Selatan. Salah satu siswanya, Gwen Syarefa Putri, berhasil meraih juara satu cabang seni menulis cerita dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Bontang.

Kepala SDN 013 Bontang Selatan, Yuningsih mengatakan, prestasi yang ditorehkan salah satu siswa mereka ini terasa spesial. Sebab, ini kali perdana mereka menjuarai kategori ini dalam FLS3N dan langsung menyabet juara satu. Pengumuman juara itu disampaikan pada Rabu (13/5/2026). 

"Kami dari sekolah merasa bangga sekali. Ini pertama kali anak kami juara satu untuk cabang ini," kata Yuningsih kala berbincang dengan Kaltim Today, Kamis (14/5/2026) sore.

Namun untuk sampai pada prestasi itu, kata Yuningsih, cukup panjang proses yang dilalui. Mulanya, sekolah menyeleksi anak-anak yang dinilai memiliki kemampuan menulis cerita cukup baik. Dari hasil "scouting" ratusan pelajar, didapati Gwen Syarefa Putri, siswa kelas empat, untuk menjadi respresentasi sekolah.

Setelahnya, sekolah menunjuk satu guru pendamping untuk mempersiapkan Gwen Syarefa P. Setiap hari usai jam pelajaran rampung, guru pendamping melatih Gwen Syarefa dalam hal kepenulisan; mulai dari melatih menulis, melatih memikirkan konsep dan struktur cerita, menulis yang baik, hingga memastikan siswa tersebut memiliki mental juara. Ini dilakukan selama sebulan.

"Memang dilatih sama gurunya sebulan setelah jam belajar. Makanya kami izin sama orangtuanya untuk agak lambat menjemput saat pulang sekolah. Dan alhamdulillah, orangtuanya juga support," sebutnya.

Dalam lomba tersebut, Gwen menulis cerita berjudul "Suara Akar yang Terlupakan" yang mengangkat tema lingkungan dan Sekolah Adiwiyata.

Usai menyabet juara satu FLS3N, Gwen Syarefa kini dipersiapkan untuk jenjang lebih tinggi: FLS3N tingkat provinsi. Ini tak mudah, kata Yuningsih. Sebabnya, pihaknya kembali menyiapkan Gwen bersama guru pendampingnya.

Namun lebih penting dari itu, kata perempuan ramah senyum ini, pihaknya tak mau memberi tekanan berlebihan ke anak didik. Mereka hanya ingin anak-anak mencoba raih prestasi terbaik, namun dengan suka cita dan mengambil pelajaran dari setiap pengalaman.

"Kami berharap anak-anak menikmati proses ini dengan bahagia, jangan sampai tertekan. Yang penting mereka mau belajar dan mencoba memberikan yang terbaik,” tandasnya. 

[RWT | ADV DISDIKBUD BONTANG] 



Berita Lainnya