DISDIKBUD BONTANG

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Disdikbud Bontang Dorong Transformasi Perpustakaan Sekolah

Bila — Kaltim Today 05 Mei 2026 16:21
Tingkatkan Mutu Pendidikan, Disdikbud Bontang Dorong Transformasi Perpustakaan Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Abdu Safa Muha saat membuka acara Bimtek strategi pengelolaan perpustakaan sekolah (Dhan/Kaltim Today)

BONTANG, Kaltimtoday.co - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang mendorong agar perpustakaan sekolah terus ditingkatkan kualitasnya. Mereka menilai, perpustakaan merupakan salah satu instrumen penting guna meningkatkan mutu pendidikan.

Perpustakan sekolah merupakan pusat peradaban kecil bagi para murid. Disitu, mereka bisa membaca banyak buku ajar maupun bertema fiksi dan non-fiksi.

Namun, masih banyak perpustakaan sekolah di Bontang yang perlu dilakukan peningkatan, mulai dari preferensi buku hingga kenyamanan ruangan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan bahwa penguatan manajemen perpustakaan sekolah sangatlah penting.

"Hal ini merupakan fondasi utama dalam upaya perpustakaan sekolah meraih akreditasi nasional," katanya, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, manajemen menjadi titik awal yang harus diperbaiki sebelum berbicara jauh tentang kualitas layanan maupun akreditasi.

"Tanpa sistem yang kuat, berbagai program pengembangan akan sulit berjalan dengan optimal," terangnya.

Dirinya menegaskan agar tidak ada pihak sekolah yang menyalahgunakan fungsi perpustakaan sebagai ruang kelas tambahan. 

"Praktik tersebut justru sangat merusak tujuan utama keberadaan perpustakaan yang seharusnya sebagai tempat murid belajar dan membaca buku," ujarnya.

Safa menuturkan, perpustakaan harus terus berinovasi dan berkreasi agar layanan perpustakaan menjadi aktif dan menarik untuk dikunjungi siswa.

"Perpustakaan tidak boleh lagi menjadi ruang pasif, melainkan harus menjadi pusat kegiatan literasi siswa," ucapnya.

Ia juga menyoroti beberapa hal lainnya, seperti peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan pemanfaatan teknologi dan penyediaan koleksi yang relevan.

"Banyak perpustakaan sekolah belum maksimal karena lemahnya tata kelola internal," tambahnya.

Dirinya berharap, dengan keseriusan dan semangat bersama untuk memperbaiki perpustakaan sekolah. Para siswa akan lebih giat datang ke ruangan untuk membaca banyak sumber ilmu pengetahuan guna meningkatkan semangat belajar serta kecerdasan.

[ADV DISDIKBUD BONTANG]



Berita Lainnya