Daerah
BPBD Samarinda Usul Toilet Portable, Penunjang Kebutuhan Warga Saat Bencana
Kaltimtoday.co, Samarindan - Demi menunjang kebutuhan saat bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda mengusulkan pengadaan toilet portable untuk warga terdampak saat mengungsi.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPBD Samarinda, Suwarso pada Rabu (19/7/2023).
“Ini juga salah satu program penanggulangan bencana, nanti jika terjadi bencana kita tidak kebingungan lagi saat memerlukan toilet,” paparnya.
Suwarso menambahkan, usulan toilet portable tersebut akan memakai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni di tahun 2024.
Usulan tersebut berangkat dari pengalaman saat terjadi bencana banjir yang menyebabkan air dan fasilitas di suatu daerah terdampak terganggu.
"Kalau banjirnya lumayan dalam, pasti mengganggu aktivitas warga juga kan. Dengan usulan ini, maka masyarakat tidak kesulitan lagi untuk mandi, hingga buang air kecil dan besar bagi korban terdampak,” ungkap Suwarso.
Tidak hanya saat banjir saja, toilet portable juga dapat digunakan saat terjadi tanah longsor dan kebakaran.
“Selain banjir, saat banyak warga yang mengungsi karena terjadi bencana, toilet portable ini sangat membantu. Karena konsepnya praktis dan mudah," imbuhnya.
Pihaknya juga telah menyampaikan program ini kepada DPRD Samarinda. Ia berharap, usulan tersebut bisa diterima dan berjalan dengan lancar.
“Kami sudah usulkan ini juga kepada Komisi III DPRD Samarinda. Semoga diterima dan dapat direalisasikan,” tutup Suwarso.
[RWT]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- A 7.8 magnitude earthquake rocks the southern Philippines, causing some damage and a tsunami warning
- BMKG Peringatkan Potensi Gempa Megathrust Magnitudo 9.0 di Indonesia, Apa yang Perlu Diketahui?
- PT Silva Rimba Lestari Salurkan Sembako untuk Korban Banjir di 6 Desa Kaltim
- Solidaritas Antar Daerah, Kaltim Bantu Korban Bencana di Sumut Rp 600 Juta
- Tim SAR Temukan Lagi Jenazah Korban Longsor di Bandung, 72 Orang Masih Hilang









