Daerah

Budisatrio Djiwandono Tinjau Gedung Bulog di Samarinda, Dorong Penguatan Infrastruktur dan Swasembada Pangan Kaltim

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 08 Mei 2026 19:34
Budisatrio Djiwandono Tinjau Gedung Bulog di Samarinda, Dorong Penguatan Infrastruktur dan Swasembada Pangan Kaltim
Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur, Gerardus Budisatrio Djiwandono ditemani pemerintah provinsi saat mengecek gedung Bulog kaltim untuk swasembada pangan. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur, Gerardus Budisatrio Djiwandono melakukan kunjungan kerja ke salah satu gudang Bulog Kalimantan Timur di Kota Samarinda, Jumat (8/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok komoditas pangan strategis bagi masyarakat Kalimantan Timur, seperti beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya.

“Kami ingin memastikan ketersediaan stok komoditas penting yang diperlukan oleh masyarakat di Kalimantan Timur, seperti beras, minyak goreng, dan lain sebagainya,” ujar Budisatrio.

Dalam kunjungan itu, Budisatrio mengaku menerima paparan lengkap terkait kondisi ketahanan pangan di Kaltim yang dinilai masih dalam kondisi aman. Meski begitu, ia menyoroti pentingnya percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur Bulog guna memperkuat ketahanan pangan daerah.

Ia juga mendapat penjelasan mengenai rencana pembangunan gudang-gudang Bulog baru di sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur guna mempercepat distribusi serta menjaga stabilitas pasokan pangan masyarakat.

“Kami juga mendapatkan masukan terkait percepatan dan perbaikan infrastruktur Bulog yang sangat dibutuhkan agar ketahanan pangan di Kaltim bisa lebih baik lagi,” katanya.

Budisatrio turut mengapresiasi kinerja Bulog Kanwil Kaltim dan Kaltara yang dinilai berhasil melakukan penyerapan gabah petani dengan baik serta aktif melakukan intervensi pasar untuk menjaga harga pangan tetap terjangkau.

Menurutnya, setiap daerah di Kaltim memiliki potensi pangan yang berbeda dan perlu dipetakan secara serius. Kabupaten seperti Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Paser, Berau, Kutai Timur hingga Mahakam Ulu disebut memiliki kekuatan masing-masing, baik di sektor hortikultura maupun pertanian padi.

“Kesinambungan sangat diperlukan agar program dari pusat, provinsi, dan kabupaten bisa berjalan bersama-sama untuk membangun infrastruktur yang dibutuhkan guna memajukan pangan di Kaltim,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji menyebut capaian swasembada pangan Kaltim terus mengalami peningkatan. Saat ini, Kaltim disebut telah mencapai sekitar 60 persen swasembada pangan, naik signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 30 persen.

Seno menargetkan swasembada pangan 100 persen pada tahun depan melalui program cetak sawah baru seluas 20 ribu hektare pada 2026.

“Tahun depan kita akan upayakan mencapai 100 persen swasembada. Untuk itu ada 20 ribu hektare cetak sawah baru tahun ini yang akan dikerjakan,” kata Seno.

Ia berharap pada akhir 2026 Kalimantan Timur tidak lagi bergantung pada pasokan beras dari Sulawesi maupun Jawa Timur.

Sebagai informasi, Pemprov Kaltim bersama Bulog juga merencanakan pembangunan gudang baru di beberapa daerah, di antaranya Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, Berau, dan kemungkinan menyusul Kutai Timur.

[RWT] 



Berita Lainnya