Nasional
Cegah Pemadaman Listrik Berulang, Dewan Energi Nasional Desak PLN Diaudit Menyeluruh
Kaltimtoday.co - Dewan Energi Nasional (DEN) mendesak dilaksanakannya audit menyeluruh terhadap infrastruktur dan tata kelola kelistrikan nasional. Langkah tegas ini diambil menyusul peristiwa pemadaman listrik massal (blackout) yang kembali berulang di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk di Pulau Sumatera dan Jakarta baru-baru ini.
Anggota DEN, Satya Widya Yudha, menyatakan bahwa pemadaman listrik berkala yang terjadi pada 2026 merupakan sinyal bahaya bagi ketahanan energi. Peristiwa serupa sebelumnya juga pernah terjadi pada 2022, yang menandakan adanya masalah sistemik yang belum terselesaikan secara tuntas oleh pihak operator.
"Ini menjadi momentum untuk mengevaluasi energy security kita. Maka, kenapa kita meminta supaya dilakukan audit menyeluruh," kata Satya, Minggu (28/6/2026).
Satya melanjutkan, audit independen tersebut bertujuan untuk mengurai akar masalah kelistrikan secara objektif. Pemeriksaan wajib mencakup evaluasi ketat terhadap faktor pemeliharaan (maintenance) pembangkit yang sudah berusia tua, keandalan jaringan transmisi, kondisi gardu, hingga kestabilan pasokan energi primer.
Melalui audit ini, DEN berharap dapat menghasilkan rekomendasi konkret agar pemadaman massal tidak menjadi siklus tahunan. Sebab, gangguan kelistrikan dalam skala besar sangat merugikan masyarakat luas dan merusak reputasi keandalan energi nasional di mata publik.
Sebelumnya, PT PLN (Persero) telah menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada masyarakat atas gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah, termasuk di Pulau Jawa. Gangguan besar tersebut sempat berdampak langsung pada kelancaran aktivitas masyarakat, layanan publik, serta sektor dunia usaha.
Pihak PLN memastikan seluruh jajaran teknis di lapangan telah bekerja secara maksimal untuk mempercepat proses pemulihan pasokan listrik agar kembali normal. Perseroan juga mengapresiasi dukungan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang turut membantu koordinasi dan penanganan cepat gangguan kelistrikan tersebut.
Melalui upaya pemulihan yang dilakukan secara bertahap, PLN berkomitmen untuk terus menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional. Perusahaan pelat merah ini berjanji akan memastikan pasokan listrik bagi seluruh lapisan masyarakat dapat kembali stabil dan aman.
[RWT]
Related Posts
- Di Tengah Stunting Kaltim 22,2 Persen, Kukar Sukses Capai Angka 12 Persen
- Usai NSP Dicabut, Yayasan Ibadurrahman Hanya Terima Siswa MTs dan MA, Tak Lagi Buka Santri Baru
- Job Fair Kukar 2026 Ubah Mekanisme Rekrutmen, Target 80 Persen Peserta Langsung Bekerja
- Article 33 Hadirkan Project Manager Kaltim Today, Dampingi Pembuatan Kampanye Digital Transisi Batu Bara Berkeadilan yang Berdampak
- Kortastipidkor Polri Gandeng Pegadaian hingga FBI Verifikasi Uang Asing dan 74 Kg Emas Sitaan







