Bontang
Disnaker Bakal Panggil Perusahaan Pengecatan yang Panggil Tenaga Kerja Luar Bontang
Kaltimtoday.co, Bontang – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang bakal memanggil perusahaan yang dilaporkan mempekerjakan tenaga kerja luar kota. Hal itu dikatakan oleh Kepala Disnaker Bontang, Abdu Safa Muha yang mendapat laporan terkait perusahaan pengecatan yang memberdayakan tenaga kerja luar Bontang.
“Ada lagi ini laporan masuk perusahaan yang mempekerjakan tenaga luar Bontang,”kata Safa saat ditemui di kantornya, beberapa waktu lalu.
Perusahaan tersebut, lanjut Safa, merupakan perusahaan pengecatan. Namun Safa belum menjelaskan secara detail perusahaan tersebut karena berencana memanggilnya ke Kantor Disnaker Bontang.
“Dalam waktu dekat akan saya panggil PT KAP yang bergerak dibidang pengecatan. Saya tidak tahu apakah perusahaan ini subkon di PT Pupuk Kaltim, karena jika dilihat di subkonnya PT Wika tidak ada,”ujarnya.
“Tunggu saja tanggal mainnya, karena sudah ada laporan masuk dan akan kami tindaklanjuti. Dia membawa pekerja luar,” sambungnya.
Hal itu, membuatnya kecewa jika memang laporan tersebut benar. Pasalnya, banyak warga Bontang yang bisa bekerja mengecat atau painter.
Prinsipnya, kata Safa, pemerintah tidak tinggal diam. Apa yang berpotensi mengakibatkan kegaduhan di masyarakat segera ditindaknya, termasuk soal mendatangkan tenaga kerja luar Bontang. Apalagi yang tidak sesuai dengan ketentuan Perda Bontang No. 10/2018 tentang Perubahan atas Perda No. 1/2009 tentang Rekrutmen dan Penempatan Tenaga Kerja.
[RIR | NON | ADV DISKOMINFO BONTANG]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Bekali Orangtua dan Siswa Cegah Kekerasan Seksual, MPLS di SDN 001 Bontang Selatan Akan Libatkan DP3AKB
- Sambut Tahun Ajaran Baru, SDN 001 Bontang Selatan Libatkan Orangtua Lewat Pra MPLS
- JAP Minta Fasilitas Ramah Difabel Jadi Prioritas dalam Raperda LLAJ Bontang
- Andi Faizal Dorong Kesadaran Warga Rawat Aset Publik
- Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2026, Pertegas Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif









