DPRD BONTANG

DPRD Bontang Kebut Penyusunan Raperda Penanggulangan Bencana Kawasan Industri

Kaltim Today
13 Juli 2026 10:39
DPRD Bontang Kebut Penyusunan Raperda Penanggulangan Bencana Kawasan Industri
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib. (Laz/Kaltim Today).

BONTANG, Kaltimtoday.co - DPRD Kota Bontang terus mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanggulangan Bencana di Kawasan Industri. 

Salah satu fokus pembahasan dalam rapat tersebut ialah memastikan regulasi tersebut mampu mengakomodasi rencana pengembangan kawasan industri baru di masa mendatang.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib, mengatakan pembahasan tidak hanya berfokus pada kawasan industri yang telah ada saat ini. 

DPRD juga mulai mempertimbangkan potensi perluasan kawasan industri, termasuk rencana pengembangan di wilayah Bontang Lestari (Bonles) seluas sekitar 1.200 hektare.

Menurutnya, kemungkinan munculnya kawasan industri di wilayah utara maupun barat Bontang harus menjadi perhatian sejak dini agar aturan yang disusun tetap relevan dengan perkembangan kota.

"Jadi kita akan melihat bagaimana di wilayah utara dan barat. Apakah nanti ada permintaan untuk dijadikan kawasan industri, itu harus kita masukkan dalam pembahasan rapat ke depan," ujar Sahib, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, langkah tersebut penting agar sistem mitigasi dan penanggulangan bencana yang diatur dalam Raperda tidak hanya menjawab kondisi saat ini, tetapi juga mampu mengantisipasi perkembangan kawasan industri di masa depan.

Meski demikian, Sahib mengakui proses penyusunan Raperda masih membutuhkan waktu. Pembahasan pasal demi pasal baru mencapai sekitar separuh dari keseluruhan materi yang telah disiapkan.

"Ini masih berlanjut pembahasan Raperdanya. Masih lama karena pasalnya baru separuh yang kita bahas. Minggu depan kita jadwalkan lagi untuk pertemuannya," katanya.

DPRD menargetkan regulasi tersebut nantinya dapat menjadi landasan yang komprehensif dalam penanggulangan bencana di kawasan industri, sekaligus mampu menyesuaikan dengan arah pengembangan kawasan industri di Kota Bontang pada masa mendatang.

[ADV DPRD BONTANG]



Berita Lainnya