Advertorial
Fraksi Gerindra DPRD Berau Siap Kawal Percepatan Program Makan Bergizi Gratis
Kaltimtoday.co, Berau - Fraksi Gerindra di DPRD Berau menyatakan komitmennya untuk mengawal percepatan pelaksanaan program prioritas nasional yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menyampaikan hal ini usai kunjungan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, ke Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Berau. Dalam kesempatan itu, Seno Aji yang juga menjabat Ketua DPD Gerindra Kaltim, meminta agar seluruh kader Gerindra di daerah turut mendukung program strategis nasional, termasuk MBG.
Sutami yang diamanahi untuk mengawal dan memastikan kelancaran pelaksanaan program MBG mengatakan, pihaknya akan segera mendorong agar fasilitas berupa dapur umum bisa segera terbentuk.
"Kami diberi amanah agar segala kesiapan lapangan baik fasilitas serta kebijakan turunan untuk di daerah seperti peraturan bupati bisa segera terbentuk, sehingga program presiden itu bisa segera terlaksana," katanya.
Meski begitu, kata Sutami, pihaknya tidak bisa bergerak sendiri. Keputusan tetap berada di tangan kepala daerah dan dinas terkait. Sehingga kerja sama antara legislatif dan eksekutif kata dia harus bisa terus bersinergi.
Koordinasi yang baik itu diperlukan, sehingga program yang sudah dicanangkan dapat berjalan tepat sasaran.
“Stabilitas dan kerja sama antarlembaga menjadi faktor penting agar pembangunan di daerah bisa berkelanjutan. Kami di DPRD tentu sangat terbuka mendukung program-program Bupati Berau,” tandasnya.
[MGN | ADV DPRD BERAU]
Related Posts
- Selain Coret Sekolah Elite, Menko Pangan Larang Dapur MBG Ambil Bahan Baku dari Luar Daerah
- Mensesneg Prasetyo Hadi Isyaratkan Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis Nasional
- Tagihan Rp3,5 Miliar Proyek Dapur MBG Mandek, Pengusaha Paser Mengadu ke Pemprov Kaltim
- Ratusan Dapur MBG Berhenti Beroperasi, KSP Ungkap Badan Gizi Nasional Sedang Tata Anggaran
- Anggaran MBG Dipangkas Rp 67 Triliun, Chatib Basri Ingatkan Risiko Kenaikan Harga Barang








