DISDIKBUD BONTANG

Gangguan Internet Warnai Pelaksanaan TKA di SMPN 2 Bontang

Fitriwahyuningsih — Kaltim Today 06 April 2026 14:36
Gangguan Internet Warnai Pelaksanaan TKA di SMPN 2 Bontang
Pelaksanaan TKA hari pertama di SMP Negeri 2 Bontang. (Fitri Wahyuningsih/Kaltim Today).

BONTANG, Kaltimtoday.co - Pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMP Negeri 2 Bontang, Senin (6/4/2026), sempat diwarnai kendala teknis. Sejumlah peserta ujian mengalami gangguan saat mengakses sistem akibat koneksi internet yang tidak stabil di salah satu ruang ujian tambahan.

Kendala ini muncul akibat jaringan yang tidak stabil pada ruang yang mengandalkan modem sebagai sumber koneksi utama. Akibatnya, sejumlah peserta mengalami kesulitan mengakses sistem ujian berbasis komputer karena kerap terjadi gangguan atau error.

Situasi tersebut sempat membuat proses pengerjaan soal terhenti beberapa kali. Untuk mengantisipasi hal yang lebih lama, sebagian siswa bahkan berinisiatif menggunakan tethering dari ponsel pribadi agar tetap dapat terhubung ke jaringan.

Teknisi di lokasi, Yogi, membenarkan adanya gangguan tersebut. Ia menyebut keterbatasan jaringan di ruang tambahan menjadi faktor utama terjadinya kendala.

“Jaringannya kurang stabil karena pakai modem, jadi sempat terjadi gangguan saat ujian berlangsung,” jelasnya.

Panitia pelaksana kemudian bergerak cepat melakukan penanganan teknis. Perbaikan dilakukan agar koneksi kembali normal sehingga peserta dapat melanjutkan ujian tanpa kehilangan banyak waktu.

Setelah kendala teratasi, proses ujian kembali berjalan hingga selesai sesuai jadwal yang ditetapkan.

Secara keseluruhan, pelaksanaan TKA di hari pertama tetap berlangsung kondusif meski sempat diwarnai hambatan teknis. Kejadian ini menjadi catatan penting terkait kesiapan infrastruktur pendukung, terutama jaringan internet, dalam pelaksanaan ujian berbasis digital.

Sebagai bagian dari asesmen nasional jenjang SMP, TKA tahun ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 6 hingga 16 April 2026. Tingkat partisipasi peserta secara nasional dilaporkan mencapai lebih dari 98 persen.

[ADV DISDIKBUD BONTANG]



Berita Lainnya