DISDIKBUD BONTANG

Peringati HAN 2026, Disdikbud Bontang Gelar Jelajah Budaya di SMPN 2

Kaltim Today
23 Juli 2026 11:33
Peringati HAN 2026, Disdikbud Bontang Gelar Jelajah Budaya di SMPN 2
Penampilan Siswa SMPN 2 Bontang. (Istimewa)

BONTANG, Kaltimtoday.co - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menggelar kegiatan Jelajah Budaya di SMP Negeri 2 Bontang, Kamis (23/7/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.

Kepala SMPN 2 Bontang, Siti Chusuning Khayah, mengaku bangga karena sekolah yang dipimpinnya dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan yang melibatkan Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Timur tersebut.

"Sebuah kehormatan karena SMPN 2 Bontang ditunjuk menjadi tuan rumah dalam agenda Jelajah Budaya," ujarnya.

Kegiatan dihadiri Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha, dan dirangkai dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang dibawakan para siswa SMPN 2 Bontang. 

Beragam penampinan tersebut menjadi bukti bahwa peserta didik tidak hanya didorong berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu melestarikan nilai-nilai budaya di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Dalam sambutannya, Abdu Safa Muha mengapresiasi pelaksanaan Jelajah Budaya di SMPN 2 Bontang. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter peserta didik melalui penguatan literasi, numerasi, dan kecintaan terhadap budaya.

Ia menilai upaya pelestarian budaya harus terus dilakukan agar tidak tergerus dampak transformasi digital yang semakin pesat. 

Selain itu, keberhasilan sekolah dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak juga dinilai menjadi modal penting dalam menjaga karakter dan identitas generasi muda.

Pada kesempatan yang sama, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Bontang turut mengajak para siswa untuk berani menyampaikan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan yang tidak nyaman, baik di sekolah maupun di lingkungan sekitar.

Mewakili Kepala DP3AKB Kota Bontang Bahtiar Mabe, melalui Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Trully Tisna Milasari menegaskan bahwa anak-anak tidak perlu takut untuk mencari pertolongan.

"Jika merasa tidak nyaman di sekolah maupun di lingkungan, kalian harus berani speak up. Ada guru yang siap membantu, begitu juga kami dari DP3AKB. Kalian tidak sendiri," ujarnya.

Melalui kegiatan Jelajah Budaya, peringatan Hari Anak Nasional di Bontang tidak hanya menjadi ajang menampilkan kekayaan budaya daerah, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan sekolah yang ramah anak, aman, serta mampu membentuk generasi yang berkarakter dan bangga terhadap budayanya.

[ADV DISDIKBUD BONTANG]



Berita Lainnya