DISDIKBUD BONTANG

Lewat Bontang Al-Qur'an Academy, SDN 010 Perkuat Pendidikan Keagamaan Siswa

M Jaini Rasyid — Kaltim Today 26 Mei 2026 15:12
Lewat Bontang Al-Qur'an Academy, SDN 010 Perkuat Pendidikan Keagamaan Siswa
SDN 010 Bontang Utara. (Dhan/Kaltim Today)

BONTANG, Kaltimtoday.co - SD Negeri 010 Bontang utara memiliki program Bontang Al-Qur'an Academy untuk meningkatkan kemampuan mengaji siswa.

Kepala SDN 010 Bontang Utara, Nuruly Kesuma Ningrum, mengatakan bahwa kegiatan ini bekerjasama dengan As-Syamil sebagai guru ngaji.

"Kami mulai dengan mendata anak-anak yang memang tidak bisa mengaji, karena sangat berkaitan dengan kelulusan nanti," katanya, Selasa (26/5/2026)

Ketika siswa di SDN 010 akan menuju kelulusan, mereka diwajibkan telah memiliki sertifikat bisa mengaji. Hal ini menjadi tanggungjawab tersendiri bagi pihak sekolah.

Para murid juga dibedakan kelas mengajinya sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Jam belajar membaca Al-Quran juga dilakukan sepulang sekolah.

Ia menyampaikan, kegiatan ini baru berjalan pada tahun ini selama satu semester. Rencananya tahun ajaran baru akan dimulai mulai dari kelas 1.

Sebanyak 12 guru dari As-Syamil menjadi tenaga pengajar bagi murid-murid SDN 010. Mereka menggunakan ruangan kelas untuk melakukan proses pembelajaran.

"Alhamdulillah semenjak adanya program ini udah banyak kemajuannya. Ketika mereka kelas 6, keterangan bisa mengajinya bisa dipertanggungjawabkan," tuturnya.

Meskipun begitu, ia menyampaikan bahwa pada awal program tersebut berjalan, para murid sering kali tidak hadir karena pulang lebih dulu.

"Untuk mengatasi hal tersebut, kami bekerjasama dengan para wali murid. Sekarang sudah masuk semua," ucapnya.

Sementara itu untuk pembayaran guru ngaji, Nuruly menjelaskan pihaknya menerapkan sistem kencleng (celengan) yang diberikan dan dibawa pulang oleh seluruh siswa hingga guru.

Nantinya, sebulan sekali kencleng tersebut akan dibuka dan hasilnya akan dilaporkan ke wali murid untuk dijadikan upah membayar guru ngaji dari As-Syamil.

Dirinya menegaskan bahwa sistem tersebut bersifat sukarela dan tidak memaksa. Hal tersebut juga dilakukan untuk mengajarkan anak-anak menabung dan berbagi.

Ia berharap dengan program tersebut, murid SDN 010 bisa meningkatkan kemampuan mengaji, karena pendidikan keagamaan juga merupakan hal penting untuk mencapai kesuksesan di masa depan.

[ADV DISDIKBUD BONTANG]



Berita Lainnya