PEMKAB BERAU

Menelusuri Jejak 73 Tahun Berau, dari Potret Masa Lalu hingga Wajah Masa Kini

Kaltim Today
30 Oktober 2026 07:43
Menelusuri Jejak 73 Tahun Berau, dari Potret Masa Lalu hingga Wajah Masa Kini
Bupati Berau, Sri Juniarsih saat melihat-lihat foto yang dipamerkan. (Miko/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Berau - Perubahan Kabupaten Berau dari masa ke masa dapat disaksikan melalui deretan foto bersejarah dalam pameran bertajuk 73 Tahun Berau dalam Gambar. 

Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) ini menjadi ruang untuk mengenalkan kembali perjalanan Bumi Batiwakkal kepada masyarakat. 

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, secara resmi membuka pameran tersebut di Cafe Story Mount, Tanjung Redeb, Kamis (29/10/2026).

Pameran yang berlangsung hingga Sabtu (31/10/2026) itu menghadirkan dokumentasi visual yang merekam berbagai potret kehidupan, peristiwa, serta perkembangan Kabupaten Berau selama 73 tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Juniarsih mengungkapkan bahwa setiap foto memiliki cerita dan nilai tersendiri.

Dokumentasi yang ditampilkan tidak hanya memperlihatkan kondisi daerah pada masa lampau, tetapi juga menggambarkan proses panjang yang telah dilalui Berau hingga mencapai perkembangan seperti sekarang.

Menurutnya, perjalanan pembangunan daerah tidak terlepas dari peran para pemimpin yang pernah mengemban amanah. Karena itu, masyarakat perlu mengenali sekaligus menghargai setiap kontribusi yang telah diberikan dalam membangun Kabupaten Berau. 

Ia menyadari, perjalanan pemerintahan selalu diwarnai berbagai dinamika, termasuk perbedaan pandangan terhadap kebijakan dan keputusan pembangunan.

Namun, hal tersebut merupakan bagian dari proses yang harus diterima sebagai sejarah perjalanan daerah.

“Dalam setiap dinamika pembangunan daerah, dalam kepemimpinan pasti ada yang pro dan kontra. Namun, semua itu harus kita hargai,” ujarnya.

Sri Juniarsih menilai, mengenali sejarah merupakan salah satu cara untuk memahami bagaimana sebuah daerah bertumbuh.

Berbagai dokumentasi yang dipamerkan dapat menjadi pengingat bagi generasi sekarang tentang kondisi Berau pada masa lalu, sekaligus memperlihatkan besarnya perubahan yang telah terjadi.

Namun, ia mengingatkan agar momentum mengenang sejarah tidak berhenti sebatas nostalgia.

Generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan upaya pembangunan dan memastikan potensi daerah tetap terpelihara.

“Tugas kami saat ini adalah bagaimana terus melakukan pembangunan dan menjaga sumber daya alam yang ada di Kabupaten Berau,” tegasnya.

Ia pun berharap, kegiatan tersebut dapat meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap Kabupaten Berau.

Kecintaan terhadap daerah, menurutnya, perlu diwujudkan melalui kepedulian dalam menjaga kekayaan alam serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Memasuki usia ke-73 tahun, Berau diharapkan tidak hanya terus berkembang dari sisi pembangunan, tetapi juga mampu memperkenalkan berbagai potensi unggulannya ke tingkat yang lebih luas.

Sejarah panjang yang telah dilalui harus menjadi bekal untuk melangkah lebih jauh dan menghadirkan masa depan yang lebih baik.

“Begitu banyak kenangan yang kita miliki. Melalui sejarah ini, kita perlu membawa Berau menjadi semakin baik dan dikenal dunia,” pungkasnya.

[MGN | ADV PEMKAB BERAU] 



Berita Lainnya