Kaltim
Musancab PDIP Bontang; Kerja Kerakyatan Digeber, Bidik 5 Kursi di Parlemen
BONTANG, Kaltimtoday.co - DPC PDIP Bontang menggelar musyawarah anak cabang (Musancab) di markas mereka, Jalan S Parman, Selasa (3/3/2026) sore. Selain untuk memperkuat konsolidasi hingga tingkat kecamatan, dalam Musancab ini PDIP memasang target cukup tinggi untuk Pemilu 2029 mendatang: 5 kursi parlemen Bontang.
Sekretaris DPD PDIP Kaltim, Ananda Emira Moeis mengatakan, taget 5 kursi itu dipasangan dengan melihat kondisi partai di Bontang. Dalam Pemilu 2024 lalu, PDIP berhasil menempatkan tiga kadernya di parlemen, dan satu di antaranya berada duduk di unsur pimpinan. Capaian ini dinilai cukup menggembirakan dan menghadirkan optimisme dalam menatap Pemilu 2029 mendatang.
Target tambahan kursi di parlemen tentu mesti didukung internal yang kompak dan solid. Itulah yang membuat Musancab ini kemudian digelar. Selain karena merupakan amanah partai sebagaimana hasil rapat koordinasi nasional (Rakernas) satu, ini juga dimaksudkan untuk memanaskan mesin partai dan memastikan kader PDIP mampu menjangkau akar rumput.
"Fokus PDIP, salah satunya terkait persiapan konsolidari internal hingga tingkat cabang atau anak ranting," kata Ananda ketika ditemui usai Musancab.
Selain itu, Ananda juga menegaskan seluruh kader PDIP harua lebih sering melakukan kerja-kerja kerakyatan. Mesti sering turun ke masyarakat. Mendengarkan keluhan mereka. Dan menyampaikan amanah itu ke DPC, DPD, hingga DPP. Aspirasi itu, kata dia, nantinya bisa diturunkan menjadi program kerja yang pro rakyat.
"Dalam Rakernas 1 Januari 2026 lalu, ibu ketua umum (Megawati Soekarno Putri) bilang harua fokus pada kerja-kerja kerakyatan. Jangan hanya pemenangan," katanya.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Bontang, Joni Alla Padang mengaku optimis dengan taget yang ditetapkan partai. Dimulai dengan penguatan internal, mereka juga akan mengkombinasikan kerja-kerja politik dan kerja-kerja kerakyatan sebagaimana perintah Ketum PDIP, Megawati. Selain itu, PDIP juga hadir sebagai partai penyembang di parlemen Bontang, memastikan program yang dijalankan pemerintah pro rakyat, dan sebaliknya, mengkritik bila tak sejalan keinginan warga.
"Ke depan, kami juga mau mendorong agar generasi muda kita ini melek politik dan mengawal demokrasi kita," kata pria yang akrab disapa JAP ini.









