Advertorial
Penutup BK3N 2026 PT Berau Coal: 3.700 Pelari Ramaikan Berau Coal Run, Ditutup Tablig Akbar Ustaz Das’ad Latif
Kaltimtoday.co, Berau - Sebanyak 3.700 peserta memeriahkan Berau Coal Run (BRC) 2026 sebagai rangkaian penutup Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) di PT Berau Coal. Kegiatan lari tersebut dipusatkan di Lapangan Graha Pemuda, Tanjung Redeb, Sabtu (14/2/2026).
Sedari subuh, para peserta dari berbagai kalangan, muda dan tua, lokal dan turis, dengan outfit larinya masing-masing unjuk ketangkasan meraih waktu tercepat (submit) untuk mencapai garis finish, baik yang berlari di lintasan 5 Kilometer maupun 10 Kilometer.
Direktur Operasional & HSE PT Berau Coal, Arief Wiedhartono mengapresiasi semangat para peserta yang nampak antusias mengikuti event yang digelar pihaknya. Ia memastikan seluruh rangkaian akan berjalan cukup meriah.
Sebab tak hanya lari, peserta juga akan dihibur dengan berbagai penampilan band dan grup zumba, serta berbagai hadiah kejutan yang telah disiapkan penyelenggara.
“Fun Run ini memang kita kemas untuk umum, jadi tak hanya karyawan Berau Coal, kontraktor dan mitra kerja perusahaan, melainkan masyarakat juga bisa ikut terlibat di dalamnya,” katanya.
Ribuan peserta yang juga datang dari daerah lain, menurut Arief merupakan suatu kebanggaan yang tak hanya diterima oleh perusahaan tetapi juga Bumi Batiwakkal, karena atas terselenggaranya kegiatan tersebut, kabupaten paling utara di Kalimantan Timur ini bisa dikenal banyak kalangan.
“Kegiatan ini tujuannya yang utama adalah kita ingin menyampaikan pesan-pesan tentang kesehatan, jadi lari ini olahraga yang murah dan dengan berlari, badan kita menjadi sehat,” pungkasnya.
Sukses dengan penyelenggaraan tahun ini, pihaknya meyakini jika kegiatan serupa akan turut digelar di tahun-tahun mendatang, sebagai salah satu event untuk memeriahkan BK3N. Tentu dengan konsep dan tema yang semakin semarak.
Agus Prayogo, seorang atlet nasional yang menjadi bintang tamu dalam BRC 2026 kali ini pun takjub, sebab meski berlangsung di suatu kabupaten, menurutnya, skala event yang diadakan, sudah mampu menyaingi pagelaran untuk diadakan sekelas nasional maupun internasional.
“Ini pertama kalinya saya datang ke Kabupaten Berau, mengikuti kegiatan Berau Coal Run 2026,” imbuhnya.
“Saya senang sekali ya, dari semua penyelenggaraan, saya pikir ini bisa dijadikan event dengan skala hingga internasional, sebab sudah cukup memenuhi standar, dari track lari dan prosedur lain di dalamnya,” tambahnya.
Apresiasi juga datang dari para peserta yang mendaftar, bagi mereka, acara seperti itu, merupakan bentuk kepedulian penyelenggara memberikan wadah untuk peminat olahraga lari, agar terus meningkatkan kompetensi yang dimiliki.
“Acara ini seru sekali ya, semoga Berau Coal tetap bisa menyelenggarakan kegiatan serupa di kemudian hari,” ujar Elin, seorang peserta asal Tanjung Redeb.
Ditutup dengan Tabligh Akbar bersama Ustadz Das’ad Latif
Pasca melakukan rangkaian event BRC 2026, di lokasi yang sama, malam harinya, rangkaian acara penutup BK3N di PT Berau Coal tahun ini, diisi dengan Tabligh Akbar dengan penceramah yakni, ulama kondang asal Makassar, Ustaz Das’ad Latif.
Ribuan jamaah memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti tausiyah yang disampaikan dengan gaya khas Ustaz Das’ad Latif yang tegas, komunikatif, dan diselingi humor yang mengundang tawa.
Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin menjadikan keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari nilai ibadah dan tanggung jawab moral sebagai seorang muslim.
Ia menekankan bahwa menjaga keselamatan diri dan orang lain di lingkungan kerja merupakan bentuk amanah. Selain itu, keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani menjadi kunci membangun pribadi dan lingkungan kerja yang berkualitas.
“Kami ingin pesan keselamatan kerja tidak hanya dipahami secara teknis, tetapi juga menyentuh sisi spiritual,” demikian ujar, Direktur Operasional & HSE PT Berau Coal, Arief Wiedhartono.
Melalui tabligh akbar ini, ia berharap seluruh karyawan, mitra kerja, dan masyarakat dapat semakin menyadari bahwa bekerja dengan selamat adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab bersama.
Menurut Arief, perpaduan antara kegiatan olahraga dan siraman rohani dalam satu rangkaian BK3N menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga berlandaskan nilai moral dan kebersamaan.
“Kesehatan fisik penting, namun kesehatan rohani juga tak kalah penting. Dengan keduanya berjalan seimbang, Insha Allah lingkungan kerja yang aman, sehat, dan harmonis dapat terwujud,” tambahnya.
Tablig akbar ini menjadi penutup yang berkesan dalam rangkaian BK3N 2026, menghadirkan suasana reflektif sekaligus mempererat silaturahmi antara perusahaan dan masyarakat di Bumi Batiwakkal.
[MGN | ADV]
Related Posts
- Kisah Pemuda Berau Sukses Ubah Kakao Jadi Cokelat Kulanta dan Berdayakan Ibu-Ibu
- Pemkab Kukar Pangkas Birokrasi Pencairan Dana, SP2D Kini Terhubung Langsung ke Perbankan
- Kylian Mbappé sparks France with two goals in 3-1 win over Senegal at the World Cup
- Melihat, Menunggu, Lalu Menjadi Korban: Trauma Santriwati di Ponpes Tenggarong Seberang
- DPRD Kukar Setuju Rekomendasikan Penutupan Ponpes di Tenggarong Seberang Buntut Kasus Kekerasan Seksual








