Advertorial
PT Berau Coal Raih Penghargaan di BAZNAS Award 2025
JAKARTA, Kaltimtoday.co - PT Berau Coal kembali mendapat apresiasi nasional atas komitmennya di bidang sosial. Pada ajang BAZNAS Award 2025 di Jakarta, Kamis (28/8/2025), perusahaan tambang batubara itu meraih penghargaan kategori Perusahaan dengan Program Sosial CSR/DSKL Terbaik.
Ini merupakan penghargaan kedua dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) setelah tahun lalu PT Berau Coal dinobatkan sebagai Donatur CSR Terbaik.
Ketua BAZNAS RI, Prof Noor Achmad, menyampaikan penghargaan diberikan melalui seleksi ketat dan menilai dedikasi nyata penerima bagi masyarakat.
“Apa yang sudah dilakukan para penggerak zakat menjadi bagian penting dari dakwah zakat yang luar biasa,” katanya.
Selama hampir 15 tahun, sinergi BAZNAS Berau dengan PT Berau Coal menghadirkan berbagai program sosial, mulai dari layanan kesehatan, bantuan sosial, hingga bedah rumah. Wakil Ketua IV BAZNAS Berau, Maria Yosephi, menyebut kolaborasi ini membuktikan konsistensi perusahaan.
“Penghargaan ini bukan hanya soal besaran kontribusi, tetapi juga komitmen mendukung program seperti Bedah Rumah dan Rumah Sehat. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut,” ujarnya.
General Manager Operation Support and Relations PT Berau Coal, Cahyo Andrianto, menyebut penghargaan itu sekaligus amanah.
“Capaian ini memotivasi kami untuk konsisten memberikan manfaat sosial melalui program CSR. Kolaborasi dengan BAZNAS diwujudkan salah satunya lewat pendirian Rumah Sehat BAZNAS Berau,” katanya.
Ia menegaskan penghargaan ini akan menjadi energi positif bagi perusahaan untuk memperkuat program sosial berkelanjutan dan inovatif.
[TOS | ADV]
Related Posts
- Empat Korban Jiwa di Satu Konsesi, JATAM Desak Polisi Tindak Perusahaan Tambang
- DPRD dan Pemprov Kaltim Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- PLN Gelar Promo Diskon Tambah Daya 50 Persen Lewat Aplikasi PLN Mobile
- Fase Pemulihan Banjir, IKEA Salurkan Bantuan untuk 364 Keluarga di Aceh Tamiang
- Anggaran Terbatas, Kuota Perjalanan Religi Gratis Marbot Kaltim Anjlok dari 870 Jadi 14 Orang







