Advertorial
PT Wana Hijau Pesaguan Gelar Panen Jagung di Program Multi Usaha Kehutanan
Kaltimtoday.co - PT Wana Hijau Pesaguan (WHP), anak perusahaan dari PT Nawasena Hijau Lestari Group, sukses melaksanakan kegiatan panen jagung dalam program Multi Usaha Kehutanan (MUK) pada Sabtu (20/6/2026). Budidaya jagung ini merupakan bagian dari program MUK Bbudidaya Jagung yang telah dirilis oleh perusahaan sejak Februari 2026.
Skema program MUK yang diprakarsai oleh PT WHP menggunakan metode tumpang sari, di mana tanaman jagung ditanam di sela-sela tanaman inti milik perusahaan. Dalam implementasinya, program ini melibatkan langsung para petani lokal yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Project Head PT Wana Hijau Pesaguan, Chaerudy, menyampaikan bahwa kegiatan panen ini merupakan buah dari konsistensi dan kerja keras di lapangan. Ia mengakui proses budidaya tidak terlepas dari berbagai tantangan, baik faktor alam maupun kendala teknis lainnya.
"Tentu selama prosesnya banyak tantangan, baik dari alam maupun hal lainnya yang mempengaruhi budidaya ini. Namun, berkat kerja sama dan sinergisitas semua pihak, hari ini jagung yang kita tanam beberapa bulan lalu bisa kita panen hasilnya. Ke depan, program MUK di PT WHP ini akan kita evaluasi dan akan kita laksanakan lebih baik lagi," ujar Chaerudy.
Sementara itu, Relation & Partnership PT WHP, Tendo Sihite, menambahkan bahwa seluruh distrik di bawah naungan PT Nawasena Hijau Lestari Group telah mengimplementasikan program serupa. Beberapa distrik bahkan telah lebih dulu melaksanakan kegiatan panen beberapa waktu lalu.
"Program Multi Usaha Kehutanan saat ini menjadi fokus dari perusahaan kami, yang mana dalam implementasinya kami berkomitmen untuk bertumbuh bersama masyarakat," kata Tendo kepada media.
Dinas Pertanian Kabupaten Ketapang, yang diwakili oleh staf PPL BPP Kecamatan Tumbang Titi, N. Asmono, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan yang dilakukan PT WHP. Menurutnya, keberhasilan panen jagung ini menjadi bukti nyata bahwa sektor swasta dapat berkontribusi langsung dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
"Kegiatan panen jagung hari ini menunjukkan bahwa program MUK dapat mendukung ketahanan pangan. Ke depan, jika dibutuhkan, kami siap mendukung dan berkolaborasi dengan perusahaan," ungkap Asmono.
Agenda panen bersama ini turut dihadiri oleh perwakilan Koramil Tumbang Titi Kopda Wiwin dan Praka Wael, perwakilan Polsek Tumbang Titi Aipda Saporudin, serta Demong Adat Desa Beringin Rayo, Amansius. Kegiatan yang berlangsung hangat tersebut diawali dengan sambutan, dilanjutkan dengan prosesi panen jagung di lahan tumpang sari, dan ditutup dengan sesi foto bersama.
[TOS]
Related Posts
- Zairin Zain Divonis 4 Tahun Penjara Kasus DBON Kaltim, Kuasa Hukum Isyaratkan Banding
- Misran Toni Buka Suara Usai Bebas, Mengaku Dipaksa Mengaku sebagai Pembunuh Russel di Muara Kate
- Deforestasi Berau Tertinggi di Indonesia, Gamalis Sentil Perusahaan yang Hanya Ambil Hasil Hutan
- Misran Toni Bebas, LBH Samarinda Sebut Pembunuh Russel di Muara Kate Masih Berkeliaran
- Hadiri Fatmawati Trophy 2026, Ananda Emira Moeis Puji Kekayaan Ragam Batik Kaltim








