DISKOMINFO BONTANG

Rencana Penerapan WFH di Bontang: Kupon BBM Dipotong, Satpol PP Awasi ASN yang Keluyuran

Fitriwahyuningsih — Kaltim Today 01 April 2026 16:06
Rencana Penerapan WFH di Bontang: Kupon BBM Dipotong, Satpol PP Awasi ASN yang Keluyuran
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. (Fitri Wahyuningsih/Kaltim Today).

BONTANG, Kaltimtoday.co - Pemkot Bontang dipastikan bakal menerapkan aturan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan ini mengikuti instruksi pemerintah pusat yang meminta pemerintah daerah menetapkan WFH setidaknya sekali setiap pekan.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengatakan WFH di lingkungan Pemkot Bontang kemungkinan akan diberlakukan setiap Rabu, bukan Jumat. Alasannya, setiap Jumat Pemkot menjalankan Program Jumat Bersih yang mengharuskan ASN turun langsung ke lokasi kegiatan.

“Kemungkinan kami pilih Rabu, bukan Jumat karena ada Program Jumat Bersih. Tapi untuk pastinya nanti, kami menunggu instruksi Ibu Wali Kota,” ujar Agus saat ditemui di Pendopo Rujab Wali Kota, Rabu (1/4/2026) siang.

Ia menjelaskan penerapan WFH tidak berlaku untuk seluruh ASN. Pejabat struktural seperti kepala dinas, sekretaris, kepala bidang, kepala seksi, jabatan fungsional, serta lurah tidak mendapat jatah WFH. ASN yang memberikan pelayanan langsung kepada warga, seperti tenaga kesehatan dan pegawai Disdukcapil, juga tetap wajib bekerja dari kantor.

“Tidak semua kena WFH. Ada beberapa golongan yang tetap ngantor, termasuk ASN yang sehari-hari melayani warga,” jelasnya.

Agus menegaskan ASN dilarang bekerja dari kafe atau mal selama WFH. Mereka wajib bekerja dari rumah. Jika justru berada di luar, kebijakan ini menjadi sia-sia karena salah satu tujuan WFH adalah menekan penggunaan bahan bakar.

“Tidak boleh di kafe, harus di rumah,” tegasnya.

Untuk memastikan ASN benar-benar berada di rumah saat WFH dan tidak keluyuran di kafe atau mal, Pemkot Bontang akan menerjunkan Satpol PP. Selain itu, kupon bahan bakar untuk mobil dinas juga akan dipangkas sebagai bagian dari upaya efisiensi.

“Pasti akan dikurangi (kupon bahan bakar). Kan memang itu tujuannya (WFH), mengurangi penggunaan bahan bakar,” ujarnya.

[ADV DISKOMINFO BONTANG]



Berita Lainnya