DISKOMINFO KUKAR
Rendi Dorong Kukar Jadi Destinasi Wisata, Bukan Sekadar Tempat Persinggahan
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Pariwisata Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai terus menunjukkan perkembangan positif meski berada di tengah efisiensi anggaran. Tantangannya kini bukan sekadar mendatangkan wisatawan, tetapi membuat mereka tinggal lebih lama dan membelanjakan uangnya di Kukar.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin menyampaikan, geliat pariwisata tetap terlihat melalui penyelenggaraan berbagai festival dan pengembangan sejumlah destinasi wisata.
“Pariwisata di Kukar menunjukkan tren yang baik, terus mengalami peningkatan. Walaupun di tengah efisiensi yang terjadi, kita tetap bisa bertahan,” kata Rendi, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, sejumlah festival tetap berjalan dan beberapa destinasi mulai menjadi pemantik kunjungan wisatawan. Salah satunya Arbizz Space di kawasan Tuah Himba. Selain itu, masih terdapat sejumlah titik destinasi lain yang dinilai dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata.
Rendi mengatakan, pengembangan pariwisata Kukar perlu diarahkan agar daerah tidak hanya menjadi tempat persinggahan wisatawan dalam waktu singkat.
“Sudah dipesankan Kementerian Pariwisata bahwa ada banyak hal yang menjadi PR Kutai Kartanegara. Yaitu Kutai Kartanegara harus menjadi destinasi, bukan hanya tempat untuk persinggahan yang short term, tapi juga bisa people spend money di Kutai Kartanegara,” tuturnya.
Menurut Rendi, semakin banyak uang wisatawan yang berputar di Kukar, semakin besar pula dampaknya terhadap perekonomian daerah. Karena itu, keberadaan UMKM dan tingkat okupansi hotel menjadi bagian penting dalam pengembangan sektor pariwisata.
“Terkait UMKM dan okupasi hotel penuh. Itu menjadi variabel utama pariwisata di Kutai Kartanegara meningkat,” sambungnya.
Salah satu strategi yang didorong adalah mempertahankan festival budaya, termasuk Erau, sekaligus mengembangkan festival di 20 kecamatan. Salah satunya, tetap melestarikan Festival Erau Adat Kutai.
Rendi menambahkan, setiap kecamatan memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui agenda festival masing-masing. Konsep One District, One Festival pun diarahkan untuk memperkuat daya tarik wisata di tingkat kecamatan.
Tak berhenti di tingkat kecamatan, Rendi juga ingin perusahaan besar turut mengambil bagian dalam pengembangan pariwisata. Ia menyebut konsep One Company, One Festival bisa diterapkan mulai tahun depan.
“Tahun depan harusnya ada One Company, One Festival. Jadi satu perusahaan besar di Kutai Kartanegara harus punya satu festival yang baik,” pungkasnya.
[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR]
Related Posts
- Optimalkan Potensi Wisata, Pemkab dan Dekranasda Berau Dorong UMKM Lebih Kreatif dan Berdaya Saing
- Didampingi PT Berau Coal, Batik Mosho Khas Berau Tembus Omzet Puluhan Juta Rupiah
- Berau Jadi Tuan Rumah Harganas ke-33 Kaltim, Peringatan Dimeriahkan Bazar UMKM hingga Cek Kesehatan
- DPRD Minta Pemkot Perkuat Pendampingan dan Permodalan UMKM
- Demokrat-Perjuangan DPRD Berau Minta Pemda Berau Jaga Optimalisasi Dana Transfer Pusat dan Perkuat Sektor UMKM









