DISDIKBUD BONTANG

Satu-satunya dari Bontang, Rahayu Novita Terpilih sebagai Duta Canva Indonesia

Fitriwahyuningsih — Kaltim Today 01 Juni 2026 13:39
Satu-satunya dari Bontang, Rahayu Novita Terpilih sebagai Duta Canva Indonesia
Guru SMP Negeri 3 Bontang Selatan, Rahayu Novita. (Dhan/Kaltim Today).

BONTANG, Kaltimtoday.co - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan salah satu pendidik dari SMP Negeri 3 Bontang Selatan, Rahayu Novita. Terpilih sebagai Duta Canva Indonesia, ia merupakan satu-satunya guru dari Bontang yang menyabet penghargaan tersebut.

Capaian itu mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang. Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, menilai penghargaan tersebut menjadi bukti berkembangnya kemampuan literasi digital para tenaga pendidik di daerah.

Menurutnya, terpilihnya Rahayu Novita menunjukkan bahwa guru-guru Bontang mampu bersaing di tingkat nasional. Karena itu, peningkatan kompetensi pendidik harus terus dilakukan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan masa kini.

"Bu Rahayu Novita memang aktif mengikuti berbagai forum pengembangan kompetensi digital dan konsisten berbagi pengetahuan kepada sesama guru," ujarnya.

Saparuddin mengatakan, kontribusi tersebut layak mendapat apresiasi karena tidak hanya berfokus pada pengembangan diri, tetapi juga memberikan manfaat bagi tenaga pendidik lainnya melalui berbagai kegiatan berbagi ilmu dan pelatihan.

Ia menambahkan, pencapaian Rahayu Novita bukan sekadar prestasi individu, melainkan cerminan kualitas guru Bontang yang mampu beradaptasi dengan transformasi pendidikan berbasis teknologi.

Di tengah perkembangan dunia pendidikan yang semakin mengandalkan kreativitas dan inovasi digital, guru dituntut untuk menguasai berbagai platform pembelajaran guna mendukung proses belajar mengajar yang lebih efektif dan menarik.

Saparuddin mengungkapkan, Disdikbud Bontang juga kerap melibatkan Rahayu Novitabfi sebagai narasumber dalam berbagai kegiatan peningkatan kapasitas guru karena dinilai memiliki pengalaman dan kompetensi yang relevan dalam pembelajaran berbasis teknologi.

"Pengalamannya sangat relevan untuk dibagikan kepada guru-guru lain," katanya.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi tenaga pendidik lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi digital dan berani berprestasi di tingkat yang lebih luas.

"Ke depan, pembelajaran di kelas harus semakin kreatif, interaktif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman," pungkasnya.

[ADV DISDIKBUD BONTANG]



Berita Lainnya