Advertorial

Shemmy Permata Sari Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga, Tekankan Pentingnya Fondasi Rumah Tangga Sehat

Fitriwahyuningsih — Kaltim Today 27 Maret 2026 06:19
Shemmy Permata Sari Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga, Tekankan Pentingnya Fondasi Rumah Tangga Sehat
Anggota DPRD Kaltim, Shemmy Permata Sari (kanan) kala mensosialisasikan Perda Ketahanan Pangan di Bontang. 

BONTANG, Kaltimtoday.co - Anggota DPRD Kaltim, Shemmy Permata Sari, kembali menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan masyarakat. Hal itu ia sampaikan saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 2/2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Hotel Tiara Surya, Jumat (27/3/2026).

“Keluarga adalah titik awal lahirnya generasi yang kuat, dan Perda ini hadir untuk memastikan setiap keluarga mendapatkan perhatian, pemahaman, dan dukungan yang tepat,” ujar Shemmy dalam sambutannya.

Anggota DPRD Kaltim, Shemmy Permata Sari.

Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber, salah satunya Azidah, Ketua Pokja III PKK Kota Bontang. Ia memaparkan bahwa ketahanan keluarga merupakan kondisi dinamis yang mencerminkan kemampuan fisik, mental, spiritual, hingga sosial suatu keluarga untuk bertahan dan berkembang.

Menurutnya, keluarga berperan besar sebagai unit terkecil namun paling menentukan dalam kehidupan berbangsa.

“Ketahanan keluarga dibentuk dari keseimbangan pemenuhan kebutuhan fisik, mental, spiritual, serta kemampuan keluarga beradaptasi menghadapi tantangan dan krisis,” jelas Azidah.

Ia juga menekankan peran PKK sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat keluarga melalui berbagai program, mulai dari sandang, pangan, perumahan, hingga tata laksana rumah tangga. Semua ini, kata dia, mendorong keluarga agar mampu hidup harmonis dan meningkatkan kesejahteraan.

Sementara narasumber kedua, Muhammad Shendy Abiyyu Badi, Ketua SAPMA PP Bontang, menilai bahwa penguatan keluarga tidak lepas dari pembinaan karakter generasi muda. Ia menjelaskan bahwa SAPMA PP memiliki fungsi strategis dalam membangun pemuda berideologi Pancasila, berintegritas, serta aktif dalam kegiatan sosial.

“Ketahanan keluarga akan lebih kuat jika anak muda dibina dengan nilai Pancasila, diberi ruang berkarya, dan diarahkan menjadi generasi yang peduli sosial serta siap memimpin,” ujar Shendy.

Ia menambahkan, pelajar dan mahasiswa yang dibina secara positif melalui organisasi akan tumbuh menjadi individu yang tidak hanya kuat secara karakter, tetapi juga mampu berkontribusi untuk menjaga keharmonisan keluarga dan masyarakat.

Sebagai penutup, Shendy menegaskan bahwa penguatan karakter pemuda akan selalu bermuara pada penguatan keluarga.

"Jika anak muda memiliki nilai, kepedulian, dan arah yang benar, maka mereka akan tumbuh menjadi bagian keluarga yang sehat, kuat, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tandasnya.

[RWT | ADV]



Berita Lainnya