Daerah

Sudah Ada Lima Pendaftar, Nama Bakal Calon Rektor Unmul Periode 2026-2030 Masih Dirahasiakan

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 11 Mei 2026 16:47
Sudah Ada Lima Pendaftar, Nama Bakal Calon Rektor Unmul Periode 2026-2030 Masih Dirahasiakan
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unmul, Mustofa Agung Sardjono. (Defrico/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Kontestasi pemilihan Rektor Universitas Mulawarman, periode 2026–2030 mulai menghangat. Menjelang penutupan masa pendaftaran, panitia mengungkapkan sudah ada lima orang yang membuat akun dan mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor.

Diketahui, penutupan daftar pencalonan rektor unmul akan berakhir besok, Selasa (12/05/2026). Pihak panitia sampai saat ini masih menunggu para pendaftar lainnya sampai batas yang ditentukan esok hari.

"Dan yang sudah mendaftar sampai saat ini, karena besok malam adalah batas akhir pendaftaran, itu sudah lima orang. Cuma mohon maaf, nama-namanya tidak bisa kami sebutkan," ungkap Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unmul, Mustofa Agung Sardjono.

Alasan mengapa para pendaftar masih dirahasiakan, karena kewenangan penetapan bakal calon ada di Senat Universitas Mulawarman. Pihak panitia hanya menerima pendaftaran saja.

Selama beberapa hari kedepan, panitia akan menyeleksi administrasi berkas calon, masa sanggah, finalisasi hingga penyampaian nama calon ke Senat.

Dari lima pendaftar yang masuk, Senat akan mengerucutkan nama menjadi hanya tiga kandidat saja untuk mengikuti tahap penyaringan atau pemungutan suara akhir. Pada putaran final nanti, penentuan rektor terpilih akan melibatkan kolaborasi suara internal kampus dan pemerintah pusat. 

"Suara anggota Senat memiliki bobot 65 persen, sedangkan 35 persen sisanya merupakan hak suara dari kementerian," pungkasnya.

Dalam hal ini, tugas panitia hanya memiliki wewenang untuk penyelenggaraan saja. Panitia tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan. 

"Tugas kami hanya menyiapkan konsep dan mekanisme terbaik untuk proses pemilihan, sedangkan keputusan akhir tetap berada di tangan Senat," tutupnya.

[RWT] 



Berita Lainnya