DISDIKBUD BONTANG
Tak Sekadar Akademik, SD Nurul Iman Bekali Siswa Pengetahuan Tanaman Obat
BONTANG, Kaltimtoday.co - SD Nurul Iman di Lok Tuan, Bontang Utara, juga tak mau ketinggalan menghadirkan program unggulan. Sekolah swasta yang sudah berdiri sejak awal 2000 ini berinovasi dengan menggabungkan kurikulum akademik dan pengetahuan tentang tanaman obat.
Kepala SD Nurul Iman, Asma mengatakan, pemahaman tentang tanaman obat keluarga (toga) penting bagi anak-anak sebab ini membekali mereka dengan pengetahuan tentang kesehatan alami sejak dini. Nantinya, kata Asma, anak-anak akan paham bagaimana memanfaatkan tanaman obat macam daun sirih, daun ungu, atau kunyit, yang bisa mendukung daya tahan tubuh, mengurangi ketergantungan pada obat kimia, dan menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia muda.
"Misalnya seperti daun ungu ini, bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan orang yang ambein," kata Asma, sembari menunjuk jejalan daun ungu yang mulai tumbuh di halaman sekolah.
Selain itu, kata Asma, melalui program ini anak-anak juga dididik untuk memanfaatkan halaman rumah dan medium tanam sederhana. Dengan begitu, anak-anak diharapkan mulai memahami pentingnya menanam sejak dini sebagai langkah kecil membangun ketahanan pangan dari lingkungan rumah.
"Jadi kalau di sekolah sudah diperkenalkan, nanti mereka bisa aplikasikan di rumah atau lingkungan sekitarnya," jelasnya.
Ia menambahkan, pengenalan tanaman obat dilakukan secara bertahap melalui kegiatan praktik sederhana. Siswa diajak mengenali jenis tanaman, cara menanam, hingga manfaat yang bisa diperoleh dari masing-masing tanaman herbal tersebut. Metode belajar semacam ini dinilai membuat anak-anak lebih mudah memahami materi karena langsung bersentuhan dengan praktik di lapangan.
Antusiasme siswa terhadap program toga juga cukup tinggi. Anak-anak kata Asma, kerap penasaran dan aktif bertanya mengenai fungsi tanaman yang mereka temui di lingkungan sekolah. Bahkan, beberapa siswa mulai mencoba menanam tanaman obat menggunakan pot kecil di rumah masing-masing.
"Anak-anak biasanya senang kalau belajar sambil praktik. Mereka jadi tahu ternyata banyak tanaman di sekitar yang punya manfaat untuk kesehatan," ujarnya.
Melalui program tersebut, sekolah berharap peserta didik tidak hanya tumbuh dengan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga. Pengenalan tanaman obat pun diharapkan menjadi bekal sederhana yang dapat terus diterapkan anak-anak hingga dewasa nanti.
"Keluar dari sini, kami berharap, kan, anak-anak pintar secara akademik. Kami berharap mereka juga paham bagaimana memaksimalkan lahan di sekitar mereka. Minimal dimulai dari rumah dan lingkungan mereka dulu," tandasnya.
[RWT | ADV DISDIKBUD KALTIM]
Related Posts
- Usia Pensiun Tak Seragam, Disdikbud Bontang Ingatkan Hak Guru Harus Dilindungi
- Banyak Pelajar Alami Kecelakaan, Disdikbud Bontang Tekankan Pengawasan Orangtua
- Libatkan Karyawan, Pupuk Kaltim Salurkan Hewan Kurban untuk Ribuan Penerima Manfaat di Bontang
- Hadapi Perkembangan Zaman, Saparuddin Minta Guru Maksimalkan Digitalisasi Pendidikan
- Kurangi Potensi Banjir, DPUPR Bontang Siapkan Drainase Primer Bontang Barat









