DISDIKBUD BONTANG

MoU dengan DKP3, SDN 001 Bontang Selatan Perkuat Pembelajaran Kontekstual Lewat Smart Tani Go To School

Kaltim Today
03 Agustus 2026 08:39
MoU dengan DKP3, SDN 001 Bontang Selatan Perkuat Pembelajaran Kontekstual Lewat Smart Tani Go To School
Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan SDN 001 Bontang Selatan. (Laz/Kaltim Today)

BONTANG, Kaltimtoday.co - SDN 001 Bontang Selatan resmi menjalin kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), sebagai upaya memperkuat pembelajaran kontekstual sekaligus mendukung program ketahanan pangan di lingkungan sekolah.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di halaman SDN 001 Bontang Selatan dan dihadiri Kepala DKP3 Kota Bontang Ahmad Aznem bersama jajaran, termasuk Kepala Bidang Pertanian Fadli beserta sekitar 20 staf pendamping. Kegiatan tersebut juga diikuti sekitar 250 siswa kelas IV, V, dan VI serta dewan guru.

Kerja sama itu menjadi dasar pelaksanaan Program Smart Tani Go To School yang mengintegrasikan pembelajaran kokurikuler dengan praktik pertanian dan perikanan di sekolah. 

Program tersebut mencakup edukasi pertanian, ketahanan pangan, pengolahan kompos, hingga budidaya tanaman dan ikan sebagai pengalaman belajar langsung bagi siswa.

Usai penandatanganan, tim DKP3 memberikan sosialisasi mengenai teknik pengolahan media tanam dan praktik penyemaian benih sayuran. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan karena dapat mempraktikkan langsung cara menanam yang nantinya bisa diterapkan di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Sebagai bentuk dukungan, DKP3 menyerahkan bantuan berupa 11 karung media tanam dan enam paket benih sayuran yang terdiri atas pakcoy, tomat, cabai, dan terung. Bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk pengembangan kebun sekolah sekaligus menjadi media pembelajaran kokurikuler.

Kepala SDN 001 Bontang Selatan, Novita Susyati, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi peserta didik.

"Kami merasa sangat bahagia dan terhormat memperoleh kesempatan untuk bekerja sama dengan DKP3 Kota Bontang. Program ini akan memperkuat kegiatan kokurikuler sekolah melalui pengalaman belajar yang nyata. Anak-anak tidak hanya mengenal teori, tetapi juga belajar membudidayakan sayuran dan ikan lele secara sederhana sehingga dapat mengembangkannya di rumah bersama keluarga," ujarnya.

Menurut Novita, program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan pendidikan karakter, kepedulian lingkungan, literasi pangan, serta penguatan keterampilan hidup (life skills).

Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Bontang, Ahmad Aznem, menilai sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan sejak usia dini.

"Kami berharap setiap siswa nantinya membawa pulang satu polybag tanaman sayur untuk dirawat bersama keluarganya. Dari kebiasaan sederhana itu akan tumbuh budaya bercocok tanam di rumah yang pada akhirnya mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung upaya penurunan angka stunting di Kota Bontang," katanya.

Ia menambahkan, DKP3 tengah menyiapkan paket pembelajaran Smart Tani Go To School yang terintegrasi dengan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan dilengkapi buku panduan. 

Program tersebut diharapkan dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain di Kota Bontang, bahkan menjadi model pembelajaran ketahanan pangan yang bisa direplikasi secara lebih luas.

Melalui kolaborasi tersebut, SDN 001 Bontang Selatan berharap mampu membentuk peserta didik yang peduli lingkungan, memiliki keterampilan bercocok tanam, serta memahami pentingnya ketahanan pangan sebagai bekal membangun keluarga yang sehat dan mandiri di masa depan.

[ADV DISDIKBUD BONTANG]



Berita Lainnya