Nasional
Tanggapi OTT Kasus Korupsi BNPB, Mahfud MD: Sedih Banget, Bangsa Kita Betul-Betul Sakit
Kaltimtoday.co, Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menyuarakan keprihatinan mendalam atas terungkapnya kasus dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Melalui unggahan di akun media sosial X resminya @mohmahfudmd pada Rabu (14/10/2026), Mahfud menilai praktik penyalahgunaan dana darurat kebencanaan sebagai cerminan kondisi bangsa yang sedang memprihatinkan.
"Sedih banget ini. Bangsa kita sepertinya betul-betul sakit. Bencana terjadi di mana-mana tetapi dana untuk penanganan bencana dikorupsi di lembaga pemerintahan yang mengurusi bencana," tegas Mahfud MD.
Ia menggarisbawahi ironi di tengah rentetan musibah dan bencana alam yang kerap melanda berbagai wilayah Tanah Air, namun anggaran kemanusiaan yang diperuntukkan bagi penanganan darurat masyarakat justru dislewengkan di tubuh lembaga pengelolanya.
"Bayangkan, OTT korupsi oleh KPK terjadi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," lanjutnya.
Konstruksi Kasus OTT DSP BNPB
Sebelumnya, KPK secara resmi telah menetapkan lima orang tersangka usai mengamankan 14 orang dalam OTT yang digelar pada Selasa (13/10/2026). Kasus ini berfokus pada dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran Dana Siap Pakai kebencanaan periode 2022–2026 yang dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Kelima tersangka yang kini resmi ditahan di Rutan KPK Cabang Gedung Merah Putih untuk 20 hari pertama tersebut meliputi:
- Gabriel Purwaka Sigit (GPS) — Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
- Bima Setyawan — Pihak swasta/keluarga pejabat
- Richard Erlangga — Tenaga Ahli Kepala BNPB
- Gery Prasetiawan — Pihak swasta
- Syifa Nrika Ghifarian — Pihak swasta
Terungkapnya dugaan rasuah di lembaga penanggulangan bencana nasional ini memicu keprihatinan luas dari berbagai kalangan masyarakat serta mendorong desakan penegakan hukum dan sanksi maksimal bagi para pelaku.
[RWT]
Related Posts
- HUT ke-61 Bankaltimtara, Bupati Kukar Harap Layanan Perbankan Makin Profesional
- Perjalanan Inspiratif Martha Tilaar: Dari Salon Garasi Sederhana hingga Rintis Imperium Kosmetik Nusantara
- Bansos Tak Tepat Sasaran? Ini Panduan Lengkap Mengajukan Sanggah di Portal Perlinsos Digital
- Jadwal Lengkap Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026: Lengkap dengan Bacaan Niat dan Keutamaannya
- PLN UIP KLT Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan melalui PLN Circular Waste Initiative







