DPRD KUKAR

Tinjau Lokasi Kebakaran Loa Ipuh, Ketua DPRD Kukar Dorong Evaluasi Instalasi Listrik

Supri Yadha — Kaltim Today 16 Oktober 2026 16:37
Tinjau Lokasi Kebakaran Loa Ipuh, Ketua DPRD Kukar Dorong Evaluasi Instalasi Listrik
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani bersama wakil ketua dprd, Aini Faridah saat meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Loa Ipuh. 

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Kebakaran yang melanda kawasan Jalan Delta-Kartini, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, menjadi pengingat pentingnya evaluasi sistem pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran di Kutai Kartanegara (Kukar).

Selain meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, kondisi instalasi listrik juga perlu perhatian khusus.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, bersama Wakil Ketua DPRD Kukar, Aini Faridah, meninjau lokasi kebakaran pada Jumat (16/10/2026). 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi di lokasi sekaligus menyoroti sejumlah hal yang perlu dibenahi agar kejadian serupa dapat dicegah.

Yani mengatakan, peristiwa tersebut menjadi duka bersama, khususnya bagi masyarakat Tenggarong. Menurutnya, upaya pencegahan kebakaran tidak cukup hanya dengan mengingatkan warga mengenai penggunaan kompor dan gas, tetapi juga harus mencakup pemeriksaan instalasi listrik.

Ia menilai, kabel listrik yang sudah tua dan tidak layak pakai perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi memicu kebakaran. Karena itu, pemerintah perlu memastikan instalasi listrik yang digunakan masyarakat memenuhi aspek keamanan.

“Jangan sampai kabel yang sudah tua dan infrastruktur yang tidak lagi layak tetap digunakan masyarakat sehingga berpotensi memicu kebakaran,” kata Yani.

Selain pencegahan, penanganan warga terdampak juga perlu menjadi perhatian. Saat ini, pihaknya masih melakukan koordinasi terkait bantuan yang dapat diberikan untuk membantu warga memulihkan kondisi pascakebakaran.

“Yang penting, warga terdampak harus dibantu untuk memulihkan kondisi mereka. Kalau memang diperlukan, kita upayakan bersama agar mereka bisa mendapatkan rumah pengganti,” tuturnya.

Yani menambahkan, musibah tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama, baik bagi pemerintah daerah maupun DPRD. Evaluasi diperlukan untuk melihat sejauh mana sosialisasi pencegahan kebakaran telah dilakukan, termasuk kesiapsiagaan petugas dan dukungan fasilitas pemadam kebakaran.

Menurutnya, berbagai aspek tersebut perlu diperbaiki agar upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran di Kukar ke depan dapat berjalan lebih baik.

“Semua ini harus menjadi bahan evaluasi bagi kami di DPRD. Ada banyak hal yang perlu kita perbaiki agar penanganan dan pencegahan kebakaran ke depan bisa lebih baik,” tandasnya.

[RWT | ADV DPRD KUKAR]



Berita Lainnya