HeadlineKaltim

2020, Isran Noor Buru Kebocoran Pendapatan Kaltim di Sektor SDA

Kaltimtoday.co, Samarinda – Gubernur Kaltim menyebut masih ada banyak kebocoran pendapatan yang membuat Kaltim rugi. Itu disebabkankan lemahnya pengawasan terhadap produksi sumber daya alam (SDA) Kaltim.

Hal itu disampaikan Isran Noor saat memberikan pidato dalam rapat paripurna HUT Kaltim ke-63.

Baca juga:  Kritik Isran-Hadi, Makmur: Masih Banyak Jalan Rusak

Kerugian akibat kebocoran itu, sebut Isran Noor, sangat besar. Mencapaia triliunan rupiah. Dari berbagai sektor. Seperti batu bara, kelapa sawit, minyak, gas, bahkan kayu.

“Selama ini hanya mengandalkan self assesment (laporan) dari perusahaan, enggak ada data pembanding,” ungkap Isran Noor kepada awak media.

Isran menegaskan, mulai tahun ini, pihaknya akan memperketat pengawasan dan pencatatan produksi SDA Kaltim. Tidak serta-merta mempercayai hasil laporan produksi dari perusahaan.

“Selama ini kan hanya menunggu laporan dari mereka. Yakin jujur semua mereka. Lapor 5 padahal 10,” seloroh Isran.

Baca juga:  Mengenal Lada Putih Malonan 1, Varietas Unggul Nasional Khas Kaltim

Soal kebocoran pendapatan ini sempat disinggung Komisi Pemberrantyasan Korupsi (KPK) pada 2019. KPK bahkan menyebut kebocoran di Indonesia mencapai Rp 2.000 triliun.

Salah satu daerah yang disebutkan KPK adalah Kaltim. Kebocoran terbesar Kaltim menurut KPK berasal dari SDA.

[TOS]

Facebook Comments

Tags

Related Articles

Back to top button
Close