Daerah
Aliansi GERAM Gelar Aksi di Samarinda, Tuntut Kasus Penyiraman Aktivis Diadili di Peradilan Umum
Kaltimtoday.co, Samarinda - Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) menggelar aksi damai di Samarinda sebagai bentuk solidaritas terhadap korban penyiraman air keras yang menimpa aktivis, Andrie Yunus. Penyampaian di muka umum ini mereka gelar di Korem 091 Aji Surya Natakesuma (ASN).
Humas aksi, Muhammad Ryan, mengatakan aksi tersebut membawa sejumlah tuntutan kepada pihak terkait, termasuk meminta penanganan kasus dilakukan melalui mekanisme peradilan umum.
“Kami menyuarakan tujuh poin tuntutan, salah satunya menegaskan agar kasus ini diproses melalui peradilan umum, bukan militer,” ujarnya dalam orasi, Selasa (7/4/26).
Menurutnya, aliansi juga meminta pihak militer di Samarinda memberikan tanggapan atas tuntutan yang disampaikan massa aksi. Selain itu, massa aksi mendesak agar pimpinan dari instansi terkait dapat menemui perwakilan mahasiswa untuk berdialog secara langsung.
“Kami ingin ada perwakilan pimpinan yang keluar dan duduk bersama mahasiswa untuk menanggapi tuntutan kami,” katanya.
Dalam tuntutannya, GERAM juga mendesak aparat penegak hukum mengungkap dalang intelektual di balik kasus penyiraman air keras tersebut serta menyeret pelaku ke pengadilan umum.
Tak hanya itu, massa turut menyuarakan penolakan terhadap Undang-Undang TNI Nomor 3 Tahun 2025 serta meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap dugaan penggunaan kekerasan dalam institusi.
Aliansi juga menyoroti praktik-praktik yang dinilai berpotensi mengkriminalisasi masyarakat yang kritis, dan mendesak agar pola-pola tersebut dihentikan.
Aksi berlangsung damai dengan pengawalan aparat keamanan, sementara massa berharap seluruh tuntutan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
[RWT]
Related Posts
- Polda Kaltim Tangkap Tiga Tersangka Pembakaran Lahan di Kukar dan Berau
- Pemkot Samarinda Siapkan Skema Baru Distribusi BBM Bersubsidi untuk Truk
- Karhutla Kaltim Masih Status Siaga Bencana, Pemprov Siapkan BTT Jika Kondisi Memburuk
- Ekonom Ingatkan Bahaya Karhutla di Tengah El Nino: Picu Beban Kesehatan hingga Inflasi Pangan
- Jembatan Lembak Akan Ditutup Total, BBPJN Siapkan Jalur Alternatif









