Samarinda
Antusiasme Warga Tinggi, Dinkes Samarinda Diminta Kejar Stok Vaksin Covid-19 ke Pemerintah Pusat
Kaltimtoday.co, Samarinda - Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar mendorong, Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda fokus melakukan pengajuan vaksinasi ke pemerintah pusat melalui Pemprov Kaltim. Hal itu penting, agar vaksinasi di Samarinda bisa semakin masif.
Deni Hakmi menyebut, saat ini masyarakat sudah sadar dan antusias untuk disuntik vaksin Covid-19. Namun, stok vaksin yang tersedia sangat terbatas.
Apalagi, kata dia, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 saat ini tidak cukup sekadar menerapkan aturan, tapi juga harus dibarengi dengan memperbanyak vaksinasi ke masyarakat.
"Banyak warga yang bertanya cara mendapatkan vaksinasi Covid-19, bahkan mengeluh karena informasinya yang terbatas," kata Deni Hakim Anwar di Gedung DPRD Samarinda, Kamis (30/7/2021).
Menurut Politikus dari Fraksi Gerindra tersebut, Samarinda mestinya menjadi prioritas utama pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan agar segera mendapatkan vaksin Covid-19.
Sebab, Samarinda sudah masuk dalam kategori daerah rawan Covid-19 dan sudah resmi menerapkan PPKM Level 4. Minimnya vaksinasi akan membuat penuralan Covid-19 tidak kunjung bisa dikendalikan.
"Selain asupan makanan yang bergizi untuk menambah imun, perlu warga divaksin agar kekebalan tubuhnya meningkat," kata dia.
Minimal masyarakat yang sama sekali belum mendapatkan vaksin harus diprioritaskan, sementara sebagian masyarakat yang sudah menerima vaksin dosis pertama dapat ditunda dulu.
"Percepatan vaksinasi harus dilakukan, minimal dosis pertama," tegasnya.
[SDH | TOS | ADV]
Related Posts
- PT Wana Hijau Pesaguan Gelar Panen Jagung di Program Multi Usaha Kehutanan
- Sentil Proyek Teras Samarinda hingga Pasar Pagi, PDIP Dorong Pemkot Gunakan Konsep Trisakti
- Kasus Korupsi Hibah DBON, Mantan Kadispora Kaltim Agus Hari Kesuma Divonis 2,5 Tahun Penjara
- Zairin Zain Divonis 4 Tahun Penjara Kasus DBON Kaltim, Kuasa Hukum Isyaratkan Banding
- Misran Toni Buka Suara Usai Bebas, Mengaku Dipaksa Mengaku sebagai Pembunuh Russel di Muara Kate









