DISKOMINFO KUKAR
Bappeda Kukar Tegaskan Pembangunan Jalan Fokus Buka Akses Layanan Publik dan Wisata
TENGGARONG, Kaltimtoday.co - Pembangunan jalan di Kabupaten Kutai Kartanegara tidak sekadar mengejar pemerataan infrastruktur fisik semata.
Pemerintah daerah memperhitungkan akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, hingga kawasan wisata dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kukar, Syarifah Vanesa Vilna, mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur tetap mendapat perhatian utama dalam perencanaan daerah.
Namun, penentuan skala prioritas harus disesuaikan dengan kebutuhan nyata masyarakat serta mampu menunjang berbagai sektor secara terintegrasi.
Wanita yang akrab disapa Nana ini menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak menyusun prioritas pembangunan secara terpisah antar-sektor.
Langkah ini diambil karena infrastruktur memiliki keterkaitan langsung dengan pemenuhan pelayanan dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Salah satu fokus utama perencanaan daerah yakni pemenuhan Standar Pelayanan Minimal, khususnya pada sektor pendidikan dan kesehatan.
Upaya tersebut berjalan beriringan dengan pelaksanaan program dedikasi kepala daerah demi memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.
"Kalau berbicara prioritas, tentu pemenuhan SPM menjadi salah satu yang utama. Kemudian ada prioritas daerah melalui program dedikasi kepala daerah. Semuanya berkaitan dengan bagaimana kebutuhan dasar masyarakat bisa terpenuhi," kata Nana.
Nana menambahkan bahwa pembangunan jalan dan fasilitas fisik harus memberikan dampak nyata terhadap kemudahan masyarakat dalam memperoleh layanan publik.
Keberadaan jalan yang memadai dinilai dapat memperlancar akses anak-anak menuju sekolah sekaligus memudahkan warga menjangkau fasilitas kesehatan.
Manfaat serupa juga ditargetkan untuk pengembangan sektor pariwisata di mana konektivitas yang baik dapat membuka akses kunjungan wisatawan dan menggairahkan ekonomi lokal.
"Sehingga memberikan peluang bagi masyarakat sekitar untuk mengembangkan potensi wilayahnya," tutur Nana.
Oleh karena itu, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya dinilai dari seberapa banyak proyek fisik yang berhasil diselesaikan di lapangan.
Pemerintah daerah berupaya memastikan setiap bangunan fisik yang direalisasikan mampu mendukung pelayanan publik dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Pendekatan lintas sektor menjadi kunci penting dalam menyusun perencanaan pembangunan Kutai Kartanegara agar berjalan searah dengan target peningkatan kesejahteraan.
"Tidak ada mengotak-kotakan, pendidikan sendiri, kesehatan sendiri. Karena infrastruktur itu harus mendukung semua sektor," ujar Nana.
[TOS | ADV DISKOMINFO KUKAR]
Related Posts
- Jarang Dinas ke Luar Daerah, Anggota DPRD Kukar Taufik Ridiannur Pilih Perbanyak Kunjungan ke Dapil Dengarkan Keluhan Warga
- Kukar Lepas 2.500 Atlet di Lima Ajang Berbeda Tingkat Provinsi, Bupati Aulia Pastikan Berikan Bonus Prestasi
- Dukung Kejuaraan Pencak Silat Balikpapan, BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan Seluruh Atlet
- BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi dan Hunian Layak
- Sejumlah Indikator Kabupaten/Kota Sehat di Kaltim Belum Capai Target









