Kaltim
Bhayangkara Borneo Expedition 2022, Bentuk Deklarasi Dukung Pembangunan IKN
Kaltimtoday.co, Penajam – Indonesia Off-road Federation (IOF) menyatakan dukungannya atas rencana pemerintah untuk membangun Ibu Kota Negara Nusantara (IKN Nusantara) di Kalimantan Timur.
Ketua Umum Indonesia Off-road Federation (IOF) menyampaikan, seluruh keluarga besar IOF di Indonesia sangat mengapresiasi upaya pembangunan IKN tersebut.
Hal tersebut ditandai dengan diselenggarakannya Bhayangkara Borneo Expedition yang diselenggarakan oleh Polda Kaltim dan Polda Kalteng dalam rangka rangkaian Hari Bhayangkara ke-76.
"Keluarga Besar IOF bersama-sama warga masyarakat bahu-membahu bekerja sama mendukung pembangunan pemerintah daerah dan pemerintah pusat," ujar Ketua Umum IOF, Senin (20/6/2022).
Kegiatan yang dilaksanakan selama enam hari ke depan, diawali dengan pembacaan ikrar dan pembentangan bendera merah Putih di Titik Nol IKN Nusantara.
"Upaya pembangunan IKN tersebut sudah diakomodir oleh regulasi yang telah disepakati dan diundangkan, yakni UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara," tambahnya.
Dia yakin, pembangunan IKN di Kaltim tersebut akan berdampak positif, khususnya bagi masyarakat Kalimantan secara menyeluruh, khususnya pada sektor perekonomian dan akses lapangan kerja.
"Dengan pembangunan IKN di Kaltim, kesempatan pemerataan pembangunan di luar Jawa semakin terwujud, termasuk peluang munculnya kesempatan kerja yang baru," imbuhnya.
[RWT | ADV DISKOM KALTIM]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- DPRD dan Pemprov Kaltim Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- PLN Gelar Promo Diskon Tambah Daya 50 Persen Lewat Aplikasi PLN Mobile
- Fase Pemulihan Banjir, IKEA Salurkan Bantuan untuk 364 Keluarga di Aceh Tamiang
- Anggaran Terbatas, Kuota Perjalanan Religi Gratis Marbot Kaltim Anjlok dari 870 Jadi 14 Orang
- Dugaan Anak Anggota DPRD Lolos Jalur Afirmasi, Disdikbud Kaltim Minta SMAN 1 Samarinda Verifikasi Ulang









