BPJS KETENAGAKERJAAN
BPJS Ketenagakerjaan dan Yayasan Al-Maghfirah Salurkan Bantuan Renovasi hingga Jaminan Sosial di Kapuas Hulu
Kaltimtoday.co - Yayasan Al-Maghfirah bersama BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Kalimantan menyerahkan bantuan renovasi fasilitas sanitasi dan tempat wudhu untuk Masjid Darul Muttaqin di Desa Sejiram, Kecamatan Seberuang, Kabupaten Kapuas Hulu.
Selain renovasi, kegiatan ini juga mencakup pemberian perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada 100 warga selama enam bulan. Panitia turut membagikan 50 paket sembako untuk meringankan beban ekonomi masyarakat setempat.
Sejumlah tokoh hadir dalam agenda tersebut, di antaranya Ketua Masjid Darul Muttaqin Senhono, Pj Kepala Desa Sejiram Lucia Anen, Kasi Kesra Kecamatan Seberuang Bernando Stresnatayam, serta Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kapuas Hulu Riri Chandra.
Ketua Masjid Darul Muttaqin, Senhono, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Menurutnya, fasilitas sanitasi dan tempat wudhu di masjid tersebut sebelumnya dalam kondisi rusak parah dan hampir roboh.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Sebelumnya tempat wudhu kami kondisinya sudah rusak dan hampir roboh. Semoga bantuan ini membawa manfaat besar bagi jamaah dan masyarakat," ujar Senhono.
Apresiasi serupa datang dari pihak Kecamatan Seberuang. Bernando Stresnatayam berharap bantuan fisik yang telah diberikan dapat dijaga dengan baik oleh warga agar manfaatnya terasa dalam jangka panjang.
"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan sinergi yang telah dibangun bersama masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan dapat dijaga dan dimanfaatkan bersama untuk kepentingan masyarakat," kata Bernando.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kapuas Hulu, Riri Chandra, menjelaskan bahwa pemberian perlindungan JKK dan JKM selama enam bulan bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya jaminan sosial bagi para pekerja informal.
Ia berharap, setelah masa bantuan berakhir, masyarakat dapat melanjutkan kepesertaan secara mandiri. Hal ini penting agar warga tetap terlindungi dari risiko kerja saat menjalankan aktivitas sehari-hari.
Perwakilan Yayasan Al-Maghfirah, Nurul Ken Mahanani, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial untuk menghadirkan rasa aman melalui perlindungan ketenagakerjaan di tingkat desa.
Secara terpisah, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pontianak, Suhuri, menegaskan bahwa kegiatan sosial ini adalah bagian dari strategi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap jaminan sosial.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kalimantan BPJS Ketenagakerjaan, Ady Hendratta, menyebut langkah ini sebagai bentuk nyata kehadiran negara dan institusi di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan serta bantuan sosial.
[TOS | ADV]
Related Posts
- Tiga Hari Pencarian, Pemuda yang Hanyut di Sungai Melenyu Kutim Ditemukan Tewas
- Penjaringan Calon Rektor Universitas Muhammadiyah Berau Berjalan, Panitia: Wajib Mengacu Regulasi PP Muhammadiyah
- Hari Kedua Pencarian Pemuda Terseret Arus di Sungai Melenyu Kutai Timur Masih Nihil
- Jumlah Desa Belum Berlistrik di Kaltim Turun, Dinas ESDM Fokus Sasar Wilayah Terisolasi
- Beasiswa Gratispol Kaltim Tahap 3 Cair Rp288 Miliar, Gubernur Ingatkan Kampus Kembalikan UKT Mahasiswa









