BPJS KETENAGAKERJAAN
BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pencari Kerja Pentingnya Jaminan Sosial Selain Gaji
BERAU, Kaltimtoday.co - BPJS Ketenagakerjaan mengimbau para pencari kerja untuk tidak hanya mempertimbangkan besaran gaji dan posisi saat memilih pekerjaan. Aspek perlindungan serta jaminan sosial dari perusahaan juga wajib menjadi perhatian utama sebelum memutuskan menerima penawaran kerja.
Pesan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Berau, Mulyana, dalam ajang Berau Job Fair 2026 di Ballroom SM Tower, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Acara yang diinisiasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Berau itu berlangsung pada 29–30 Juli 2026.
Mulyana menegaskan bahwa keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan dalam bursa kerja ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pencari kerja. Menurutnya, calon pekerja perlu memastikan hak perlindungan sosial mereka terpenuhi oleh pihak perusahaan.
"Ketika mencari pekerjaan, tentu gaji dan posisi menjadi pertimbangan. Namun, ada hal lain yang tidak kalah penting, yaitu bagaimana perlindungan pekerja di perusahaan tersebut," kata Mulyana.
Ia menambahkan bahwa jaminan sosial berfungsi memberikan rasa aman saat pekerja menghadapi risiko kerja maupun risiko sosial ekonomi lainnya. Perlindungan tersebut mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Sesuai ketentuan di Indonesia, seluruh pekerja termasuk tenaga kerja asing yang telah bekerja minimal enam bulan wajib menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan. Status kepesertaan ini merupakan hak dasar dan bagian dari perlindungan resmi dalam hubungan kerja.
Mulyana pun mendorong para pencari kerja agar kritis menanyakan fasilitas jaminan sosial kepada pihak perusahaan saat menjalani proses rekrutmen. Keberadaan jaminan sosial dapat menjadi indikator kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan karyawannya.
"Pencari kerja perlu melihat pekerjaan secara lebih utuh. Jangan hanya melihat berapa gajinya, tetapi juga apa saja hak dan perlindungan yang diberikan perusahaan," tutur Mulyana.
Di sisi lain, pendaftaran pekerja ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan dinilai dapat meningkatkan reputasi dan daya tarik perusahaan. Fasilitas jaminan sosial menjadi nilai tambah bagi perusahaan untuk menggaet tenaga kerja yang kompeten.
Mulyana menilai bursa kerja merupakan sarana strategis untuk mengedukasi masyarakat secara langsung. Selain menyerahkan lamaran, pencari kerja dapat memanfaatkan momen ini untuk memahami hak-hak ketenagakerjaan secara utuh.
"Job fair bukan hanya tempat mencari pekerjaan. Ini juga menjadi kesempatan bagi pencari kerja untuk mengenal perusahaan yang akan menjadi tempat mereka bekerja," ujar Mulyana.
Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga memperkenalkan program Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI). Program keagenan ini bertugas memperluas jangkauan edukasi dan pendaftaran jaminan sosial, khususnya bagi pekerja sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU).
Mulyana menjelaskan bahwa risiko pekerjaan tidak hanya dialami oleh pekerja kantoran, tetapi juga oleh pekerja mandiri, pedagang, pengemudi, hingga pekerja lepas. Pendaftaran pekerja informal dapat dilakukan melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO), kantor cabang, maupun agen PERISAI.
Mulyana berharap para peserta bursa kerja dapat memperoleh pekerjaan yang tepat sekaligus memberikan perlindungan hukum yang jelas. Ia menekankan bahwa jaminan sosial merupakan pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja.
"Harapan kami, setelah mengikuti job fair ini, para pencari kerja tidak hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi juga memahami pentingnya bekerja di tempat yang memberikan perlindungan sesuai ketentuan," kata Mulyana.
Berau Job Fair 2026 sendiri diikuti oleh 23 perusahaan dari pelbagai sektor, mulai dari pertambangan, perdagangan, perhotelan, hingga jasa. Berdasarkan data Polres Berau, kegiatan ini menarik sekitar 3.000 pendaftar secara daring serta 100 hingga 200 pengunjung yang hadir langsung di lokasi.
[TOS]
Related Posts
- Disbun Minta Petani Kakao di Berau Tak Alih Fungsikan Lahannya ke Komoditas Lain
- Pekerja Perusahaan Sawit di Berau Ditemukan Meninggal Saat Pergi Memancing di Laut
- Bupati Berau Sri Juniarsih Janji Bakal Renovasi Gedung SDN 001 Tepian Buah
- Pemkab Berau Kembali Buka Beasiswa Khusus Siswa SD Kurang Mampu, Dialokasikan Anggaran Sebesar Rp 195 Miliar
- Pemkab Berau Bakal Evaluasi Kinerja Direktur Baru Perusda Bhakti Praja Selama 6 Bulan









