Internasional
China Kritisi Hak Veto AS, Desak PBB Segera Akui Palestina sebagai Anggota Penuh
Kaltimtoday.co - Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, kembali menyerukan pengakuan Palestina sebagai anggota penuh PBB dalam kunjungannya ke Papua Nugini.
Pernyataan ini memperkuat posisi China dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina dan mengkritik Amerika Serikat atas penentangannya terhadap keanggotaan penuh Palestina.
Wang Yi menegaskan bahwa, pengakuan Palestina adalah "langkah esensial untuk mengoreksi ketidakadilan historis yang telah berlangsung lama" dan "kewajiban internasional" bagi semua negara anggota PBB.
Dia mengkritik peran Amerika Serikat dalam Dewan Keamanan PBB, menyoroti penggunaan hak vetonya untuk menolak keanggotaan penuh Palestina.
Menurut Wang Yi, keanggotaan Palestina di PBB bukan hasil negosiasi antara Israel dan Palestina, melainkan prasyarat untuk memulai negosiasi yang adil dan mencapai solusi dua negara.
Dia mendesak Amerika Serikat untuk menunjukkan dukungannya terhadap solusi dua negara dan bertindak sesuai untuk mewujudkan keadilan yang telah lama dinantikan.
[RWT]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- US begins new Iran strikes after Trump says ships will be charged to use the Strait of Hormuz
- China allocates millions in new disaster relief after deadly storms and a landslide
- Oil prices rise, and stocks drop worldwide after Trump says ceasefire with Iran is 'over'
- New attacks raise questions about what comes next in the Iran war
- 1 killed in attack on Crimea as Putin and Zelenskyy hold separate Trump calls









