Nusantara

Investor Tiongkok Mulai Konstruksi Perdana di IKN, Investasikan Rp 1,25 Triliun

Kaltim Today
17 Juli 2026 07:37
Investor Tiongkok Mulai Konstruksi Perdana di IKN, Investasikan Rp 1,25 Triliun
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama jajaran saat meninjau lokasi proyek PT Star Bright International Investment di IKN, Rabu (15/7/2026).

NUSANTARA, Kaltimtoday.co - Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencatat tonggak penting dalam realisasi investasi. Perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal Tiongkok, PT Star Bright International Investment, resmi memulai konstruksi proyek kawasan terpadu senilai Rp 1,25 triliun di Sub WP 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Rabu (15/7/2026).

Proyek ini menjadi konstruksi perdana yang direalisasikan oleh perusahaan PMA asing di IKN dan ditargetkan rampung pada akhir 2026. PT Star Bright International Investment merupakan perusahaan yang bergerak di bidang investasi, pengembangan properti, dan manajemen proyek berskala internasional.

Dalam pelaksanaan proyeknya di IKN, perusahaan tersebut bekerja sama dengan Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co., Ltd. Mitra kerja sama ini merupakan perusahaan asal Sichuan, Tiongkok, yang memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam pengelolaan proyek konstruksi.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa lokasi proyek memiliki nilai strategis karena berada di jantung kawasan pemerintahan Nusantara. Menurutnya, letak pembangunan tersebut sangat menguntungkan secara geografis.

"Lokasi ini sangat istimewa. Dari sini kita dapat melihat Istana Negara serta kawasan yudikatif dan legislatif yang saat ini sedang dibangun. Seluruh kawasan tersebut akan kami selesaikan pada tahun 2028," ujar Basuki.

Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 15.501 meter persegi ini akan menghadirkan kawasan terpadu yang mencakup apartemen, restoran, area ritel, dan perkantoran. Hunian yang dibangun menyediakan pilihan unit satu hingga tiga kamar tidur yang dilengkapi ruang keluarga.

Fasilitas penunjang seperti kolam renang, pusat kebugaran, area komersial, dan ruang terbuka hijau juga akan disediakan di area tersebut. Seluruh kawasan dirancang dengan mengusung konsep pembangunan berkelanjutan yang sejalan dengan prinsip pembangunan IKN.

Direktur Utama PT Star Bright International Investment, Lu Keming, menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Nusantara sebagai kota baru yang memiliki prospek besar. Ia menilai potensi wilayah ini sangat menjanjikan berdasarkan pengalamannya terdahulu.

"Saya memiliki pengalaman melihat pembangunan kota dari kondisi awal yang masih kosong. Saya yakin IKN akan menjadi kota yang indah karena dibangun dari awal. Tim dari Tiongkok juga tertarik untuk berinvestasi di sektor perhotelan dan pariwisata," kata Lu Keming.

Selain menghadirkan investasi asing, pelaksanaan proyek ini dilaporkan turut melibatkan kontraktor asal Kalimantan Timur. Keterlibatan pihak domestik tersebut diklaim sebagai bagian dari komitmen untuk memberdayakan pelaku usaha lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Momentum dimulainya konstruksi ini turut dihadiri oleh perwakilan PT Dian Jaya Indonesia, perusahaan PMA asal Korea Selatan yang berencana mengembangkan proyek apartemen dan hotel di kawasan WP KIPP Sub WP 1B. Kehadiran investor yang telah memasuki tahap realisasi investasi ini diklaim menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan dunia usaha internasional terhadap pembangunan IKN.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah calon investor dan delegasi bisnis dari Tiongkok yang berasal dari berbagai perusahaan serta organisasi. Beberapa di antaranya yakni Wan Tong Group, China Minsheng Bank, Jiangsu Qi He Technology, Jiangsu Shu Jun Technology, Beijing Jin Jia Tong Neng Environmental Technology Group, Shanghai San Ding Technology, Hainan Chamber of Commerce, Indonesia's Chinese Bridge Training School, Xing Yao International Investment, dan Liu Dian Group.

Kehadiran para delegasi tersebut dinilai mencerminkan tingginya minat investor internasional terhadap peluang investasi di Nusantara. Hal ini sekaligus diklaim memperkuat posisi IKN sebagai destinasi investasi yang semakin dipercaya oleh komunitas bisnis global.

[TOS]



Berita Lainnya