Bontang

Dapat DID Rp 10 Miliar, Dinkes Bontang Sediakan Alat Apheresis Bantu Tangani Covid-19

Kaltim Today
05 Desember 2020 07:26
Dapat DID Rp 10 Miliar, Dinkes Bontang Sediakan Alat Apheresis Bantu Tangani Covid-19
Alat Apheresis yang disediakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) bontang untuk bantu tangani Covid-19. (Mega/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Bontang - Keberhasilan Pemerintah Kota Bontang dalam menangani Covid-19 mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Apresiasi tersebut ditunjukkan dengan memberikan dana insentif daerah alias DID sebesar Rp 10 miliar dari pemerintah pusat untuk Bontang.

Anggaran DID itupun langsung diserahkan pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020. Sehingga Pemkot Bontang bisa langsung memanfaatkannya.

Mengingat DID tersebut didapat karena prestasi dalam penanganan Covid-19, maka dana insentif daerah itupun digunakan kembali untuk biaya penanganan Covid-19. Alhasil, Pemkot Bontang melalui Dinas Kesehatan Bontang memanfaatkan anggaran tersebut untuk membeli mobil ambulans khusus untuk tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dan satu alat terapi plasma convalesen bernama Apheresis.

Apheresis merupakan alat yang digunakan untuk mengambil plasma darah dari orang yang sudah dinyatakan sembuh dari penyakit Covid-19.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kaltim Today (@kaltimtoday.co)

Kepala Dinas Kesehatan Bontang, dr Bahauddin mengatakan, alat terapi plasma convalesen atau Apheresis ini, sudah dipesan saat Pemkot Bontang mendapat kucuran dana sebesar Rp10 miliar dari pusat, karena keberhasilan Kota Bontang menangani Covid-19.

"Kedua alat yang dipesan digunakan agar Bontang bisa lebih maksimal dalam penanganan Covid-19," kata Bahauddin.

Selain itu, alat tersebut juga dapat membantu menangani pasien supaya segera sembuh. Kedua alat tersebut juga sudah dipesan dan tinggal menunggu kedatangannya di Bontang.

"Prediksinya pertengahan Desember sudah tiba di Bontang," imbuhnya.

Bahauddin meyakini dengan adanya satu unit mobil ambulans PCR, akan memudahkan masyarakat untuk melakukan tes PCR. Sehingga pasien yang terinfeksi virus Corona dapat dideteksi dini. Sementara apheresis, merupakan alat yang berfungsi mengubah komponen darah secara fraksionasi.

Melalui apheresis, dapat diperoleh salah satu, atau lebih komponen darah seperti trombosit, sel darah merah, leukosit (limfosit, monosit, granulosit), plasma dan selpunca.

[RIR | NON | ADV]


Related Posts


Berita Lainnya