Politik

Elektabilitas Demokrat Masuk Tiga Besar di Litbang Kompas, Irwan: Faktor AHY dan Program Pro-Rakyat

Kaltimtoday.co, Samarinda – Hasil survei terbaru Litbang Kompas menampilkan elektabilitas Partai Demokrat terus naik. Posisi partai berlambang mercy ini bahkan berhasil menempati posisi ketiga dengan angka 11,6 persen. Persentase ini merupakan tertinggi yang diraih Demokrat sejak survei Oktober 2019.

Menurut Litbang Kompas, ada beberapa faktor yang membuat Demokrat meraih hasil positif dan masuk jajaran papan atas dengan perolehan persentase di atas 10 persen. Pertama, sikap kritis terhadap kinerja dan kebijakan pemerintah. Kedua, Partai Demokrat dianggap tidak berhaluan politik aliran atau agama, tapi sebagai partai terbuka bagi semua kelompok pemilih, baik nasionalis maupun Islam.

Baca juga:  Daftar Lengkap Pengurus DPD Demokrat Kaltim Periode 2022-2027, Ada Mantan Ketua KPU hingga Anak Gubernur Isran Noor

Ketiga, kenaikan juga dipicu faktor ketokohan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Faktor tersebut turut diaminkan Ketua DPD Demokrat Kaltim Irwan. Menurut Irwan, keberhasilan Demokrat mendongkrak elektabilitas memang tidak lepas dari faktor sosok AHY sebagai pribadi dan Partai Demokrat yang memiliki program-program pro-rakyat.

Program Gerakan Nasional Partai Demokrat (GNPD) di bawah komando AHY, sebut Irwan, terbukti mampu menaikan elektabilitas Partai Demokrat dan AHY secara paralel. Program dengan semangat berkoalisi dengan rakyat tersebut menyasar langsung pemilih milenial, pemilih rasional, dan mengedepankan isu-isu kesejahteraan.

Baca juga:  Wibowo Handoko: Demokrat Kaltim Saat Ini Progresif Revolusioner

Kemudian, AHY juga selalu terdepan membela rakyat dan menyampaikan sikap maupun kritik terhadap pemerintah atas berbagai isu publik. Mulai terkait jaminan hari tua (JHT), konflik Wadas, kelangkaan minyak goreng, pembelaan buruh, menolak omnibus law, penghapusan honorer, dan berbagai pandangan kritis lainnya.

“Hal besar lain yang dilakukan AHY adalah ketegasan dan keberanian melawan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPKPD) oleh Moeldoko beberapa waktu yang lalu,” tegas Irwan.

Anggota DPR RI Dapil Kaltim itu juga meyakinkan, dengan kombinasi personal branding AHY, party branding Partai Demokrat, dan program branding yang dimiliki Demokrat, pihaknya optimistis akan menjadi penentu dalam koalisi Pilpres.

“AHY telah membuktikan sebagai pemimpin baru harapan rakyat. AHY telah menaikan elektabilitas Demokrat menjadi partai politik dengan elektabilitas papan atas,” pungkasnya.

Sebagai informasi, hasil Litbang Kompas Juni 2022, peringkat teratas perolehan elektabilitas partai politik berdasarkan survei ditempati Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang mendapat 22,8 persen. Hasil ini sama dengan persentase yang didapat PDI-P pada survei sebelumnya. Di peringkat berikutnya ditempati Gerindra 12,5 persen, Demokrat 11,6 persen, dan Golkar 10,3 persen.

Partai Demokrat, yang selama survei 2020-2021 merupakan penghuni peringkat papan tengah, sejak survei Januari 2022 telah bergeser naik ke papan atas dengan perolehan suara di atas 10 persen berdasarkan hasil survei Litbang Kompas. Tren perolehan suara parpol ini meningkat signifikan dan capaian perolehan suara kali ini menjadi yang tertinggi diraih sejak survei Oktober 2019.

Sementara itu, di peringkat papan tengah perolehan 3-10 persen suara, ditempati PKB, PKS, Nasdem, PAN, dan Perindo. Partai yang elektabilitasnya naik dibandingkan dengan survei pada Januari lalu adalah PAN, Nasdem, dan Perindo. Sementara PKS sedikit turun. Adapun elektabilitas PKB relatif tetap.

[TOS]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co News Update”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker