BPJS KETENAGAKERJAAN
Gandeng Ketua RT, BPJS Ketenagakerjaan Balikpapan Sosialisasi Program dan Serahkan Santunan Rp156 Juta
BALIKPAPAN, Kaltimtoday.co - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan terus memperluas penetrasi edukasi dan perlindungan jaminan sosial ke tingkat lini lapangan. Langkah ini diwujudkan melalui agenda sosialisasi program yang melibatkan seluruh Ketua RT se-Kecamatan Balikpapan Kota, Selasa (26/5/2026). Kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut dibuka langsung oleh Camat Balikpapan Kota.
Dalam sambutannya, Camat Balikpapan Kota mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Ia menilai para Ketua RT memegang peranan krusial sebagai ujung tombak dalam menyebarluaskan informasi program pemerintah, terutama mengenai pentingnya proteksi dini bagi pekerja formal maupun informal (bukan penerima upah) di pemukiman warga.
Agenda utama sosialisasi ini difokuskan untuk membedah lima program perlindungan menyeluruh BPJS Ketenagakerjaan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Lewat pemahaman yang utuh, para Ketua RT diharapkan mampu mendorong peningkatan kepesertaan mandiri bagi pekerja rentan di wilayahnya masing-masing.
Sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam memitigasi risiko sosial ekonomi pekerja, dalam forum tersebut juga dilakukan penyerahan santunan secara simbolis kepada ahli waris dari almarhum Ari Mukmin dengan total manfaat mencapai Rp156.885.590.
Rincian santunan yang diberikan terdiri dari dana Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp42 juta, tabungan Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp44 juta, serta jaminan beasiswa pendidikan tunai untuk satu orang anak almarhum dengan plafon maksimal Rp70 juta.
Pps. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan, Sunardy Syahid, menegaskan bahwa penyerahan klaim dengan nilai ratusan juta rupiah tersebut merupakan hak mutlak kepesertaan yang diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi keluarga yang ditinggalkan.
“BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya melindungi pekerja saat aktif di lapangan, tetapi juga memastikan ada jaminan keberlangsungan hidup dan masa depan pendidikan anak yang ditinggalkan. Kami berharap testimoni riil ini dapat meningkatkan kesadaran warga Balikpapan Kota akan pentingnya sebuah jaminan proteksi kerja,” ungkap Sunardy.
Sunardy menambahkan, keterlibatan aktif dari jajaran kecamatan hingga jajaran Ketua RT merupakan pilar strategis dalam mempercepat perluasan perlindungan jaminan sosial secara inklusif. Di akhir acara, panitia membuka sesi diskusi interaktif guna mematangkan teknis pendaftaran mandiri serta mekanisme klaim agar para Ketua RT dapat mengedukasi warganya secara presisi.
[TOS]
Related Posts
- Kenaikan Harga Bahan Makanan, Kembali Dorong Inflasi Balikpapan Februari 2023
- Atasi Kekurangan Air Bersih, Irwan Tinjau Program Kotaku di Balikpapan
- Republik 3 Sold Out, Baladewa Diminta untuk Segera Amankan Tiket!
- Bandara SAMS Sepinggan Berhasil Raih Penghargaan Bintang 5 Taraf Internasional
- Tidak Mau Ketinggalan Nonton Konser Dewa 19 di Balikpapan, Simak Cara Beli Tiketnya!









