Daerah
Hotel Atlet Disulap Jadi Claro Pandurata Samarinda, Total Ada 273 Kamar dengan Harga Terjangkau
Kaltimtoday.co, Samarinda - Hotel atlet yang berada di kawasan GOR Kadrie Oening Samarinda, kini berubah menjadi Hotel Claro Pandurata Samarinda yang dikelola oleh Perusda Kaltim Melati Bhakti Satya (KTMBS).
Dalam waktu dekat, hotel tersebut akan melakukan launching untuk menyediakan hunian komersil bagi masyarakat umum serta kebutuhan untuk kegiatan pemerintahan.
Sekretaris PT KTMBS, Abad Manfita menyampaikan bahwa Hotel Claro Pandurata Samarinda setara dengan bintang tiga, yang mena memuat sekitar 273 kamar.
"Fasilitasnya selain kamar ada meeting room, dan fasilitas lainnya masih dalam proses," imbuhnya.
Ia menyebut bahwa target pasar Claro Pandurata Samarinda rencananya akan menyasar sektor pemerintahan. Paling tidak, kegiatan pemerintah provinsi hingga kabupatan/kota bisa dilaksanakan di hotel tersebut.
"Skema kerja samanya adalah bagi hasil, sekitar 10 persen untuk brand, sisanya ke kami (perusda MBS)," tuturnya.
Sebagai informasi, Tarif kamar sementara di angka Rp298.000. Nanti setelah opening, akan ada penyesuaian tarif. Untuk personel hotel, di level manajemen sudah mencukupi. Saat ini masih proses rekrutmen untuk tenaga teknis, dibutuhkan sekitar 100 orang dari putra-putri daerah.
Disamping itu, karena Hotel Claro Pandurata Samarinda dikelola oleh perusda, ditargetkan pendapatannya untuk mendongkrak PAD. Omset yang ditargetkan mencapai sekitar Rp 24 Miliar per tahun.
"Untuk saat ini sebenarnya sudah bisa menerima tamu, karena izinnya sudah selesai. Hanya saja launching resminya belum," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Momen HUT Ke-81 TNI, Tentara Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Kompi Produksi
- Perusahaan Pastikan Sudah Tak Ada Lagi Buaya di Lokasi Konservasi Milik Abun
- 993 Peserta Ikuti Psikotes TUNAS 2026 di Unmul, Jadi Satu-satunya Lokasi Tes di Kalimantan
- Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026 Perdana, Bupati Kukar Siapkan Nobar di Arbizz Space
- Dosen FISIP Unmul Minta Sistem Remunerasi Lebih Transparan di Era Rudianto Amirta









