DPRD BONTANG
Irfan Dorong Peluang Kerja Internasional melalui Jalur Tenaga Ahli
BONTANG, Kaltimtoday.co - Peluang bekerja di Jepang kini tidak hanya terbuka melalui program pemagangan. Anggota DPRD Kota Bontang, Muhammad Irfan, memperkenalkan skema baru yang memberikan kesempatan bagi tenaga kerja bersertifikat untuk langsung diberangkatkan sebagai tenaga ahli.
Menurut Irfan, program tersebut membagi calon pekerja ke dalam dua jalur, yakni pemagangan bagi masyarakat yang belum memiliki sertifikat kompetensi dan jalur tenaga ahli bagi mereka yang telah mengantongi sertifikat di bidang tertentu, seperti welder dan scaffolding.
"Yang kita siapkan bukan cuma magang, tetapi juga jalur tenaga ahli. Jadi yang belum punya sertifikat akan dipersiapkan melalui pemagangan, sedangkan yang sudah memiliki sertifikat bisa masuk sebagai tenaga ahli," ujarnya, Jumat (10/7/2026).
Ia menjelaskan, kebutuhan tenaga kerja di Jepang saat ini didominasi oleh sektor pengelasan (welder) dan scaffolding.
Karena itu, peserta yang telah memiliki kompetensi hanya perlu mengikuti pembekalan bahasa dan budaya Jepang sebelum diberangkatkan.
Seluruh peserta akan menjalani pelatihan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang telah bekerja sama dengan perusahaan di Jepang. Masa pembekalan berlangsung hingga enam bulan.
Bagi peserta yang belum memiliki sertifikat, LPK juga akan memfasilitasi pelatihan sekaligus sertifikasi kompetensi sebagai bekal untuk memenuhi kebutuhan perusahaan di Jepang.
"Walaupun yang paling dibutuhkan adalah keahlian, sertifikat menjadi bukti bahwa peserta memang memiliki kompetensi sesuai bidangnya," jelas Irfan.
Ia menilai skema tersebut menjadi terobosan baru dalam penempatan tenaga kerja Indonesia ke Jepang karena menggabungkan jalur pemagangan dan tenaga ahli dalam satu sistem.
"Bukan hanya di Kalimantan Timur, tetapi saya yakin formula seperti ini baru pertama kali kami rancang di Indonesia. Ini akan kami mulai dari Bontang," pungkasnya.
[ADV DPRD BONTANG]
Related Posts
- Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Jepang, BMKG Pastikan Tidak Ada Ancaman Tsunami ke Indonesia
- Sanae Takaichi Resmi Jadi Perdana Menteri Wanita Pertama di Jepang
- Kemenpora Buka Pendaftaran JENESYS 2025, Catat Syarat dan Link Daftarnya!
- Kukar Dorong Sinergi Dunia Usaha dan Pendidikan Lewat Program Magang dan Pelatihan Kerja
- Program Magang Nasional SIAPkerja Dibuka Oktober 2025, Kuota 20.000 untuk Fresh Graduate









