DPRD BONTANG

Saeful Rizal Ajak Semua Pihak Cegah Bullying demi Lingkungan Aman bagi Anak

Kaltim Today
24 Juli 2026 10:27
Saeful Rizal Ajak Semua Pihak Cegah Bullying demi Lingkungan Aman bagi Anak
Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal. (Laz/Kaltim Today)

BONTANG, Kaltimtoday.co - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum bagi Anggota DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal, untuk mengingatkan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan, khususnya perundungan (bullying).

Menurut Saeful, perlindungan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada keluarga. Pemerintah, sekolah, dan masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Ia menilai, sekolah harus menjadi ruang yang bebas dari rasa takut sehingga anak dapat belajar, bermain, dan bersosialisasi tanpa mengalami intimidasi maupun kekerasan.

"Sudah saatnya kita benar-benar menghentikan bullying, perundungan, maupun penganiayaan terhadap anak-anak Indonesia. Mereka berhak tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang, penghargaan, dan perlindungan," ujarnya Kamis (23/7/2026).

Saeful mengungkapkan, praktik perundungan masih menjadi persoalan yang kerap ditemukan di lingkungan pendidikan maupun pergaulan. 

Dampaknya tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan mental serta perkembangan karakter anak dalam jangka panjang.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk lebih peduli dan aktif mencegah berbagai bentuk kekerasan terhadap anak. 

Menurutnya, menciptakan lingkungan yang ramah anak harus dimulai dari rumah, diperkuat di sekolah, hingga diwujudkan di ruang-ruang publik.

Selain terbebas dari kekerasan, Saeful menilai anak juga perlu mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi spiritual, intelektual, sosial, dan karakter. 

Hal tersebut hanya dapat terwujud apabila mereka tumbuh dalam lingkungan yang memberikan rasa aman dan dukungan.

"Semua pihak hendaknya memberikan kontribusi dalam menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak-anak Indonesia. Dengan begitu, seluruh potensi mereka dapat berkembang secara maksimal sehingga pada saatnya nanti mereka siap mengambil alih pengelolaan dan pembangunan negara ini," pungkasnya.



Berita Lainnya