Daerah
Job Fair Kukar 2026 Ubah Mekanisme Rekrutmen, Target 80 Persen Peserta Langsung Bekerja
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Pelaksanaan Job Fair Kutai Kartanegara 2026 menghadirkan pola baru dalam proses perekrutan tenaga kerja. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar memangkas tahapan seleksi agar pencari kerja tidak lagi menunggu hasil berlarut-larut.
Peserta yang lolos administrasi langsung menjalani walking interview, sementara pengumuman diterbitkan sehari setelah wawancara.
Mekanisme tersebut mulai diterapkan pada pembukaan Bursa Kerja (Job Fair) Program Kukar Idaman Terbaik "Kukar Siap Kerja" di Gedung Putri Karang Melenu (PKM), Kecamatan Tenggarong Seberang, Selasa (14/7/2026).
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, perubahan sistem dilakukan sebagai upaya mempercepat proses rekrutmen sekaligus memberikan kepastian kepada pencari kerja dan perusahaan yang membuka lowongan.
Namun, ia menilai masih terdapat kesenjangan besar antara jumlah pendaftar dengan peserta yang berhasil melewati seleksi administrasi.
"Tahun lalu pelamarnya sekitar seribu lebih, yang diterima hanya 26 orang. Tahun ini dari 1.176 pendaftar, hanya 196 yang lolos berkas. Artinya masih ada sekitar 983 orang yang belum lolos administrasi,” kata Aulia.
Peserta yang dinyatakan lolos administrasi langsung mengikuti walking interview pada hari pelaksanaan. Hasil seleksi tersebut dijadwalkan diumumkan sehari setelah wawancara berlangsung.
“Hari ini mereka mengikuti walking interview dan besok langsung diumumkan siapa saja yang diterima oleh perusahaan," sambungnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator masih belum selarasnya kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan. Karena itu, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses rekrutmen agar tingkat kelulusan administrasi dapat meningkat pada penyelenggaraan berikutnya.
"Kami akan mencari tahu persoalannya di mana. Harapannya ke depan selisih antara jumlah pelamar dan yang lolos administrasi tidak terlalu jauh, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa diterima bekerja melalui Job Fair," harapnya.
Di sisi lain, Plt Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar, Dendy Irwan Fahriza menambahkan, penyelenggaraan Job Fair tahun ini disiapkan melalui beberapa tahapan.
Sosialisasi telah dilakukan sejak 12 Mei, kemudian dilanjutkan dengan pendaftaran secara daring pada 1–30 Juni. Selama masa pendaftaran, perusahaan melakukan seleksi administrasi terhadap seluruh berkas pelamar.
Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat kemudian mengikuti walking interview pada 14–15 Juli. Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, hasil seleksi diumumkan langsung setelah seluruh wawancara selesai.
"Yang berbeda tahun ini, setelah sesi wawancara selesai, hari kedua langsung dilakukan pengumuman hasil. Dari hasil wawancara itu kami perkirakan sekitar 80 persen peserta yang lolos dapat langsung ditempatkan bekerja," ucapnya.
Distransnaker juga tetap membuka layanan pendaftaran langsung selama pelaksanaan Job Fair bagi masyarakat yang belum sempat mengikuti proses pendaftaran daring.
Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 1.068 pencari kerja tercatat mendaftar dari berbagai kecamatan di Kukar, dengan jumlah terbanyak berasal dari Tenggarong. Sebanyak 20 perusahaan ambil bagian dengan menyediakan 69 jenis jabatan dan kebutuhan tenaga kerja mencapai 380 orang.
"Perusahaan tersebut berasal dari berbagai sektor, mulai pertambangan, perkebunan, perdagangan, pembiayaan, penyedia jasa tenaga kerja, kuliner, hingga jasa komunikasi," tandasnya.
[RWT]
Related Posts
- Evakuasi Korban Pakai Mobil Pikap, BPBD PPU Dorong Pengadaan Ambulans Darurat
- Vietnam Wajibkan Maskapai Bayar Kompensasi Delay hingga Rp 2,6 Juta Mulai Juli 2026
- Resmi Dipasarkan, Pemerintah Tetapkan 21 Parameter Mutu Biodiesel B50
- Kisah Pilu Keluarga Santri yang Diduga Dibakar di Mataram, Jual Sapi dan Berutang demi Biaya Operasi
- TIDAR Samarinda Perkuat Regenerasi Kader Lewat TUNAS 1-2









